Rabu, 24 Desember 2014

Crazy Love (fanfiction)





CRAZY LOVE
(…)
Tittle : CRAZY LOVE
Author : Diana Oc
Cast : Cho Kyuhyun, Im Yoona
Other Cast : Choi Min Ho, Park Jung Soo (Leeteuk), Kim Heechul, Lee Donghae, Lee Hyukjae (Eunhyuk), Seo Joo Hyun (Seohyun).
Genre : Romance, Comedy (?)
“Kenapa hanya aku yang bisa melihatmu ? kenapa semua orang terdekatku tak bisa melihatmu? kau tahu ? kau mulai membuatku gila” – Cho Kyuhyun.
“Karna aku hanya bisa dilihat olehmu …” – Im Yoona.
………

“Eotteokhae ?” isak tangis perempuan paruh baya itu dalam dekapan suaminya.
“Jwesonghamnida. Kami sudah melakukan hal yang terbaik, tetapi kecelakaan itu membuat saraf pada otaknya tak berfungsi” ujar seorang dokter yang kira-kira berumur 50-an tersebut. Kedua orang tua itu menatap anaknya yang tengah berbaring itu dengan tatapan sedih, kini anak semata wayang mereka itu harus terbaring dirumah sakit dengan berbagai alat-alat dokter mengerikan yang tengah menempel ditubuh mungilnya itu.
+++++
“Hyung” panggil laki-laki berperawakan tinggi juga memiliki wajah yang di idam-idamkan banyak wanita itu.
“Ya !! Choi Min Ho. Bisakah kau tidak mengejutkanku sekali saja ? kau ingin aku kalah dengan permainan ini eoh ?” gerutu seorang namja berkulit putih susu yang bernama Cho Kyuhyun yang masih focus dengan game yang tengah ia mainkan semenjak 2 jam yang lalu.
“Hyung” panggil Min Ho lagi karna merasa diacuhkan oleh Kyuhyun.
“Hm ..” gumam Kyuhyun dengan mata yang masih focus kelayar pspnya.
“Hyung, Hyung, Hyuuuuuuung !!” teriak Min Ho tepat ditelinga kanan Kyuhyun yang sontak mendapat tatap death glear darinya.
“Wae, Wae. Waaaeeeee ?” Tanya Kyuhyun dengan wajah yang sudah menahan emosi.
“Kau tidak lupa acara nanti malam bukan ?” Tanya Min Ho. Kyuhyun memutar kedua bola matanya bosan karna mendengar pertanyaan yang sama setiap ia bertemu dengan orang-orang terdekatnya. Contohnya 2 jam yang lalu ia juga ditanyakan oleh si Malaikat tanpa sayap itu(Leeteuk Hyung) dengan pertanyaan yang diajukan oleh Min Ho, selang 30 menit ia juga ditanya oleh si Cinderella yang memiliki mulut yang amat pedas jika sudah berbicara atau mengkritik seseorang (Heechul Hyung) tak lama kemudian ia juga ditanya hal yang sama oleh duo ikan dan monyet (EunHae) itu. Dan sekarang Min Ho adalah orang ke-5 menanyakan hal yang sama, selanjutnya siapa lagi ? tidak adakah seseorang bertanya seperti ini ? “Kyuhyun-ah kau mau aku belikan PSP keluaran terbaru ?” tapi mengharapkan seseorang bertanya seperti itu kepada Kyuhyun sama saja hilangnya sifat jahil Kyuhyun yang artinya TIDAK MUNGKIN perlu digaris bawahi.
“Entahlah ? sepertinya aku tidak akan datang, karna aku ingin menyelesaikan gameku terlebih dahulu” ujar Kyuhyun santai.
“Ya !! mana boleh seperti itu ? aku sudah berjanji kepada Seohyun untuk memastikan kau akan datang” gerutu Min Ho.
“Wae ? apanya yang mana boleh seperti itu ? hakku bukan untuk datang atau tidak ? lagi pula siapa yang menyuruhmu untuk berjanji padanya ? eobseo !!” ujar kyuhyun dengan penekanan kalimat terakhirnya.
“Tapi Hyung, bukankah ia sudah menganggapmu orang yang sangat special ? setidaknya hargai ia” ujar Min Ho memohon.
“Shireo. Siapa suruh ia menganggapku special ? aku tidak pernah menyuruhnya bukan ?”
“Hyung …”
“Sudah pergilah aku bosan terus menerus melihat wajahmu” gerutu Kyuhyun karna terus diganggu oleh Min Ho.
“Huuh !! dasar menyebalkan bagaimana bisa banyak yeoja yang menyukaimu, sedangkan kau hanya bisa berpacaran dengan PSP bututmu itu ?” cicbir Min Ho dan segera berlalu.
“Ya !! jangan hina pacarku.” Teriak Kyuhyun tak terima hinaan dari Min Ho.
+++++
“Aish .. kalau bukan untuk game keluaran terbaru itu aku tidak mungkin datang keacara itu, semua ini membuatku gila” gerutu Kyuhyun disepanjang perjalanannya ke acara ulang tahun Seohyun. Satu jam yang lalu ia mendapatkan tawaran menggiurkan dari Min Ho yaitu game terbaru yang ia idam-idamkan dengan syarat ia harus datang keacara ulang tahun Seohyun, akhirnya Kyuhyun menyanggupi walaupun ia lebih baik memilih berduaan dengan PSPnya semalaman dari pada harus datang keacara yang sangat tidak penting baginya, tapi demi game terbaru itu ia akan melakukannya toh ia juga akan pulang lebih awal bukan ? besok ia memiliki jadwal kuliah pagi. Ya itu adalah alasan yang sempurna. Langkah kaki Kyuhyun telah sampai ke zebra cross, ia berdiri diantara banyaknya pejalan kaki menunggu lampu hijau untuk symbol pejalan kaki.
Choi  Min Ho
Ya !! Hyung neo eodi ? paliiwa ..





Drrrtt .. Drrrtt .. Drrrtt .. saku celana Kyuhyun bergetar hebat tandanya ada pesan masuk.






“Aish .. dasar cerewet” gerutu Kyuhyun setelah membaca pesan singkat dari Min Ho. Ia memasukkan ponselnya kesaku celananya kembali dan mengekori banyaknya orang yang tengah menyeberangi zebra cross.
Tiiin .. Tiiin .. Tiiin .. sebuah mobil melaju cepat kearah Kyuhyun yang tengah berjalan paling akhir diantara rombongan pejalan kaki lainnya.
“Ya !!” teriak Kyuhyun setelah tahu mobil gila itu ingin menabraknya. Tapi tiba-tiba saja seperti ada yang mendorongnya kebelakang ketepi trotoar. Kyuhyun terjatuh dan terantuk sesuatu.
“Gwaenchana ?” Tanya seorang laki-laki paruh baya yang berada didekatnya. Kyuhyun menatap bingung disekitarnya karna ia telah berada di trotoar. Namun ia mendapatkan sesosok perempuan yang tengah terduduk sama sepertinya.
“Aigo !! kau terluka nak ayo mari kuantar kau kerumah sakit” ujar lelaki paruh baya itu.
-HOSPITAL­-
“Aigoo Hyung bagaimana ini bisa terjadi ?” Tanya Min Ho setelah sampai dirumah sakit bersama Leeteuk, Heechul, Eunhyuk, dan Donghae.
“Iya sebenarnya apa yang terjadi ? kenapa bisa seperti ini ? apa kau menjatuhkan dirimu sendiri ke trotoar ?” Tanya Eunhyuk yang langsung mendapat jitakan manis dari Donghae.
“Untuk apa ia memelihara IQ 130 jika ia menjatuhkan dirinya ke trotoar” cibir Donghae.
“Ya !! berhentilah memukul kepalaku. Lagi pula bisa saja karna ia tidak bisa mendapatkan game terbarunya jadi ia membuang semua IQnya” bela Eunhyuk.
“Mana bisa seperti itu dasar monyet bodoh”
“Ya !! dasar ikan mokpo jelek” balas Eunhyuk.
“Kau Monyet Yadong” balas Donghae kembali.
“Kau ….”
“Geumanhae. Lebih baik kalian pulang saja jika hanya ingin membuat …”
“Apa yeoja itu yang mendorongku tadi ?” gumam Kyuhyun yang menghentikan perkataan Leeteuk. Semua orang menatap Kyuhyun yang hanya diam seperti patung.
“Yeoja ?” Tanya EunHae bersamaan.
“Ne. yeoja yang disana itu Hyung, aku melihatnya saat aku terjatuh ketrotoar” ujar Kyuhyun, semua mengikuti arah pandang mata Kyuhyun.
“Eodi ?” Tanya Heechul yang semenjak tadi diam.
“Yeogi” ujar Kyuhyun kali ini ia menunjuk objek yang tengah ia lihat sedari tadi.
“Eobseo” ujar kelima orang yang berada disampingnya.
“Mwo ?” Kyuhyun membulatkan matanya.
“Ada. Disana” ujar Kyuhyun lagi-lagi menunjuk wanita yang tengah menatapnya tersebut.
“Ia memakai baju apa dan ciri-cirinya ?” Tanya Leeteuk mungkin saja mereka bisa menemukan gadis yang dimaksud Kyuhyun.
“Ia memakai baju berwarna putih polos, cardigan cream, memakai rok putih diatas lutut, juga memakai sneakers putih. Tingginya kira-kira 166 cm mempunyai tubuh yang ideal mungkin beratnya kira-kira 45-47 kg, memiliki potongan rambut pendek sebahu lebih sedikit dan juga memiliki wajah yang … cantik” ujar Kyuhyun menjelaskan ciri-ciri dan warna pakaian yang gadis itu gunakan secara mendetail. Tetapi nihil kelima orang temannya itu saling menatap dan menggelengkan kepalanya karna tidak dapat menemukan gadis yang Kyuhyun maksud.
“Apa jatuhnya dirimu ketrotoar membuatmu membayangkan wanita cantik tuan Cho ?” Tanya Eunhyuk sembari menempelkan tangannya kedahi Kyuhyun. Kyuhyun menatap tajam kearah Hyungnya itu.
“Lepaskan tanganmu itu dari dahiku Lee Hyukjae” ujar Kyuhyun dengan nada suara dinginnya. Eunhyuk segera menarik tangannya dari dahi Kyuhyun sebelum ia benar-benar menjadi monyet seperti nama panggilannya selama ini.
“Aigo-aigo lihat bahkan ia lebih mengerikan dari malaikat maut manapun” ujar Eunhyuk menggodanya kembali.
“Apa perlu kita memeriksamu Kyu ? aku khawatir dengan keadaanmu sekarang” ujar Leeteuk.
“Benar lebih baik diperiksa terlebih dahulu, takut-takut ada yang konslet dengan otakmu Hyung” ujar Min Ho menambahkan.
“Diam kau !! aku seperti ini juga gara-gara kau”
“Mwo ? naega ? aku menyuruhmu untuk datang kepesta ulang tahun Seohyun bukan malah jatuh ke trotoar” bela Min Ho.
“Sudah diamlah, lebih baik kita pulang jika Kyuhyun tidak ingin diperiksa” ujar Heechul meleraikan karna merasa pusing dengan pertengkaran yang tidak ada artinya baginya, lebih baik ia pulang dan memasang masker wajah yang ia beli di Tokyo minggu lalu. Semua orang mengangguk setuju.
+++++
Kyuhyun telah berada di kamarnya setelah diintrogasi oleh appa, eomma, dan noonanya karna mendapatkan luka didahi mulusnya itu. Ia merebahkan tubuhnya ke kasurnya yang sangat empuk.
“Aish .. seharusnya aku tidak usah datang saja tadi” gumam Kyuhyun menyesali perbuatannya karna gara-gara ulahnya hari ini ia harus jatuh ketrotoar mendapatkan lecet di dahinya yang mulus dan tidak dapat menyelesaikan game yang ia mainkan siang tadi belum lagi Min Ho membatalkan untuk membelinya game terbaru gara-gara insiden malam ini. Tiba-tiba saja terbesit yeoja yang ia lihat ditrotoar dan dirumah sakit tadi, Kyuhyun mendudukkan dirinya.
“Siapa perempuan itu ? kenapa ia hanya diam menatapku ? dan kenapa Leeteuk Hyung, Heechul Hyung, Donghae Hyung, Eunhyuk Hyung, dan Min Ho tidak dapat melihatnya ? apa jangan-jangan ia …” Kyuhyun segera menggeleng-gelengkan kepalanya mengusir prasangka buruk yang terbesit diotaknya.
“Aish .. apa yang aku pikirkan, sudahlah lebih baik aku tidur” ujar Kyuhyun memejamkan matanya pergi kealam bawah sadarnya.
+++++
“Hyuuuung !!” panggil Min Ho kepada Kyuhyun yang tengah berjalan di koridar kampus mereka.
“Wae ?” Tanya Kyuhyun malas.
“Ani aku hanya ingin menyampaikan pesan, bahwa Seohyun mengkhawatirkanmu dan ia meminta maaf karna tidak bisa menjengukmu karna ia harus berangkat ke London pagi ini” Kyuhyun melirik Min Ho sejenak.
“Apa kau sekarang beralih ke profesi tukang pos ? jika ia sampaikan pesanku kepada presiden untuk menggratiskan semua game terbaru hanya untuk Cho Kyuhyun dan kenapa ia tidak pergi ke kutub selatan saja” ujar Kyuhyun menyindirnya sekaligus mencibir.
“Aish .. kau jahat sekali hyung, lagi pula mana ada tukang pos setampan aku ? sangat tidak cocok Hyung aku lebih cocok menjadi model” ujar Min Ho membanggakan diri.
“Model sabun cuci piring” ujar Kyuhyun menjahilinya.
“Ya hyung enak saja. Jadi bagaimana keadaanmu ?”
“Buruk” jawab Kyuhyun singkat dan sembari berlalu.
“Ya !! Hyung chakkaman” Min Ho mensejajarkan langkah kakinya dengan Kyuhyun.
“Apanya buruk ? apa luka didahimu membentuk orizontal sehingga kau mengatakannya  buruk ?” Tanya Min Ho balik menjahili.
“Aish .. ijjashigi” ujar Kyuhyun geram hendak memukul Min Ho dengan makalah yang tengah dibawanya. Namun tiba-tiba Kyuhyun menangkap sesosok perempuan yang menganggu pikirannya sejak kemarin malam, ia pun berlalu meninggalkan Min Ho dengan ekspresi yang sangat tidak ingin dilihat.
“Aaa .. ampun Hyung” teriak Min Ho yang menggema dikoridor kampus mereka.
“Apa yang sedang kau lakukan Min Ho-ya ?” Tanya Eunhyuk yang berjalan tepat dihadapannya.
“O !! Eunhyuk Hyung mana Kyuhyun Hyung ?” Tanya Min Ho. Eunhyuk mengendikkan kedua bahunya tanda tak tahu.
“Kau sendirian disini sedari tadi, ada apa denganmu ? kenapa kau bereteriak ?” Tanya Eunhyuk heran dengan salah satu pengikut Kyuhyun ini. Min Ho menggelengkan kepalanya lalu segera pergi meninggalkan Eunhyuk sendiri.
“Aku kekelas Hyung. Annyeong”
“Aish .. kenapa semua orang meninggalkanku ? Donghae-ya neo eodiga. Ya ! ikan mokpo neo eodi ?” teriak Eunhyuk mencari sahabat karibnya itu.
+++++
Kyuhyun membuka matanya pelan karna sinar matahari yang menyinari wajahnya membuatnya silau, namun tiba-tiba saja menjadi teduh Kyuhyun membuka matanya secara normal betapa terkejutnya ia, saat ia melihat perempuan yang berada ditrotoar dan dirumah sakit tadi malam tengah menatap wajahnya. Perempuan itu menampilkan senyum manisnya.
“Annyeong Kyuhyun-ah” sapa perempuan itu yang membuat kedua bola mata Kyuhyun membulat, Kyuhyun segera mendudukan dirinya.
“Neo … nuguya ?” Tanya Kyuhyun.
“Nan Im Yoona imnida” ujar Yoona sembari menampilkan sederetan gigi putihnya.
“Im Yoona” gumam Kyuhyun. Yoona menganggukkan kepalanya.
“Kau bernama Kyuhyun kan ? Cho Kyuhyun ?” Tanya Yoona.
“Kau baru saja memanggil namaku saat aku terbangun, itu berarti kau sudah tahu aku ini Cho Kyuhyun kenapa kau masih bertanya ?” ujar Kyuhyun sebal.
“Hahahahaha … “ tiba-tiba Yoona tertawa sembari memukul bahu Kyuhyun, Kyuhyun menatap heran perempuan yang ada dihadapannya ini “Apa ia pasien Rumah Sakit Jiwa yang berhasil kabur dan pergi menemuiku karna ia seorang fansku atau terobsesi dengan ku?” ujar Kyuhyun dalam hati. Tawa Yoona semakin menjadi-jadi, sedangkan Kyuhyun hanya melongo menatapnya.
“Kau lucu Kyuhyun-ah aku menyukaimu” ujar Yoona memegangi perutnya yang mulai sakit.
“Lucu ? kau menyukaiku ?” Tanya Kyuhyun heran sembari menarik satu alisnya, apa ia baru saja melakukan hal yang lucu sehingga membuat gadis yang ada dihadapannya ini tertawa begitu lepas. Dan apa yang barusan ia katakan ? ia menyukaiku ? Hey nona bahkan kita baru bertemu sekarang dasar aneh, cibir Kyuhyun dalam hati.
“Aku juga bukan pasien dari Rumah Sakit Jiwa. Ani” ujar Yoona sembari menyilangkan kedua tangannya tanda tidak. Kyuhyun terkejut bagaimana bisa Yoona tahu pikirannya apa wanita ini mempunyai kemampuan membaca pikiran orang ?.
“Dan aku menyukaimu karna kau lucu” jelas Yoona yang lagi-lagi membuat Kyuhyun terkejut.
“Kau …”
“Ada beberapa alasan mengapa aku bisa membaca pikiranmu” potong Yoona.
“Mwo ?” Tanya Kyuhyun. Yoona mendudukan dirinya disamping Kyuhyun.
“Aku sebenarnya diutus oleh seseorang untuk mengikutimu” ujar Yoona mulai menceritakan.
“Mwo ? diutus ? untuk mengikutiku ? apa kau malaikat maut ?” Tanya Kyuhyun histeris lebih histeris saat ia kalah bermain starcraft.
“Aniyo. Aku bukan malaikat maut” ujar Yoona mengibas-ngibaskan kedua tangannya didepan dada keudara.
“Ada satu misi yang harus aku lakukan agar aku bisa bertahan dan orang yang bisa membantuku adalah kau” ujar Yoona.
“Mwo ? naega ?” Tanya Kyuhyun menunjuk dirinya sendiri dengan jari telunjuknya.
“Bagaimana mungkin ? bahkan kita tidak saling mengenal” protes Kyuhyun.
“Entahlah tapi kau orang yang ditunjuk yang bisa membantuku” ujar Yoona mencoba meyakinkan.
“Kau bercanda ? aku bahkan tidak mengenalmu. Nan shireo, lebih baik kau cari yang lain. Aku harus pergi” ujar Kyuhyun berdiri dan hendak berlalu.
“Ya !! kau harus membantuku kalau tidak aku akan terus mengikutimu” ancam Yoona.
“Silakan saja jika kau bisa” tantang Kyuhyun.
“Geurae. Aku akan melakukannya” gumam Yoona setelah Kyuhyun menghilang dari hadapannya.
-Café-
“Kau ingin pesan apa Kyu ?” Tanya Heechul yang kesekian kalianya kepada Kyuhyun yang tengah focus kelayar PSPnya.
“Terserah padamu Hyung”
“Baiklah. Kami pesan ini 2 porsi dan jus yang ini 2 juga” ujar Heechul memesan makanan kepada pelayan.
5 menit kemudian.
“Ini makanannya tuan” ujar pelayan itu ramah.
“Ne”
“Kyu makanlah” perintah Heechul.
“Sebentar Hyung”
“Kyu cepat makanlah” perintah Heechul lagi.
“Hmm ..” Kyuhyun menjawab perintah Heechul dengan gumamannya.
“Bagaimana jadinya jika PSPmu itu aku taruh di tengah jalan heum ?” Tanya Heechul. Kyuhyun menatap Heechul yang tengah tersenyum evil kepadanya.
“Ya !! Hyung Jangan lakukan itu” teriak Kyuhyun dipinggir jalan saat Heechul sudah bersiap-siap ingin melempar pacarnya itu ketengah jalan.
“Siapa suruh kau tidak mendengarkan ucapanku Cho Kyuhyun ?” Heechul yang sudah bersiap-siap ingin melempar PSP Kyuhyun ketengah jalan. Dan ….
Braaakk .. PSP itu sudah rata oleh aspal karna terinjak-injak oleh mobil yang berlalu-lalang.
“ANDWAEEEE” teriak Kyuhyun menatap miris kearah PSPnya yang sudah rata dengan aspal, sedangkan Heechul menertawai Kyuhyun.
“Ya !! Shireoooo” teriak Kyuhyun setelah membayangkan kejadian paling tragis dalam hidupnya.
Took ..
“Apa yang kau lakukan ?” Tanya Heechul sembari memukul kepala Kyuhyun dengan sendok yang tengah ia pegang.
“Apho Hyung” ringis Kyuhyun.
“Siapa suruh kau berteriak di café, lihat semua orang menatap kita. Dasar bodoh” cibir Heechul.
“Palli meogeo” perintah Heechul kembali. Kali ini Kyuhyun mengangguk menuruti perintah Hyungnya, karna ia tidak ingin adegan tragis yang baru saja ia bayangkan benar-benar terjadi pada pacarnya (PSP). Kyuhyun sudah memegang sendok dan memakan makanan yang tersaji dihadapannya selang beberapa detik …
“Huuuuek !! ige mwoya ?” Tanya Kyuhyun histeris.
Took. Lagi-lagi Heechul memukul kepalanya dengan sendok.
“Ya !! Hyung berhentilah memukul kepalaku, kau mau aku menjadi bodoh huh” gerutu Kyuhyun.
“Kau memang sudah bodoh sekarang, kau bertanya ini apa ? tentu saja makanan. Tidak mungkin aku memberimu racun tikus” ujar Heechul, kini Kyuhyun meminum minuman yang berwarna orange itu.
“Huuuek !! tto ?” ujar Kyuhyun dengan dahi berkerut.
“Ini sebenarnya makanan apa Hyung kenapa rasanya sangat aneh dilidahku ?”
“Salad dan juice wortel” jawab Heechul enteng sambil melahab salad yang ada dihadapannya.
“Mwo ? Salad ? juice wortel ?” teriak Kyuhyun histeris kembali. Lagi-lagi ia mendapatkan pukulan sendok yang ketiga kalinya.
“Jangan berteriak disini bodoh” geram Heechul.
“Kau harus memakan sayuran, lihat wajahmu ini, ini, ini dan ini penuh dengan jerawat. Menjijikan” cibir Heechul sembari menunjuk-nunjuk koleksi jerawat Kyuhyun dengan sendok yang tengah ia pegang.
“Kau menyuruhku kesini jauh-jauh dari kampusku ke café ini hanya ingin menyuruhku makan sayuran hyung ? kau sungguh keterlaluan” balas Kyuhyun.
Took. Sendok keempat kalianya melayang kekepala Kyuhyun.
“Yaa !!” teriak Kyuhyun kesal.
“Berhentilah menonton drama kau terlalu mendramatisir, kampusmu itu tepat berada di depan café ini” geram Heechul.
“Lagi pula kau yang menyuruhku memilih makanannya sendiri jadi jangan salahkan aku. Arra ?” ujar Heechul sembari menunjuk-nunjuk sendoknya kewajah Kyuhyun.
“Tapi Hyung …”
“Berhentilah protes Cho Kyuhyun” ujar Heechul.
“Bagaimana aku tidak protes, kau memberiku makanan yang ….” Kyuhyun tidak dapat melanjutkan kalimatnya dan memasang wajah cemberut.
“Sudah buang muka jelekmu itu, sekarang pesanlah yang baru” ujar Heechul.
“Shireo”
“Sudah cepat pesanlah apapun yang kau mau”
“Jinjja ? kalau begitu apa boleh aku memesan game terbaru ?” Tanya Kyuhyun dengan mata berbinar.
“Neo .. jugeoshipheo ?” Tanya Heechul dengan tampang datarnya. Kyuhyun segera menggeleng-gelengkan kepalanya dan memanggil pelayan.
“Silakan tuan” Kyuhyun mengambil buku yang berada di tangan pelayan itu.
“Neo ..” Kyuhyun terkejut setelah melihat pelayan itu adalah Yoona. Yoona hanya menampilkan senyum manisnya.
“Kau mengenalnya Kyu ?”Tanya Heechul, Kyuhyun segera menggeleng-gelengkan kepalanya lalu berlalu pergi.
“Aku tiba-tiba ada urusan Hyung aku pergi”
“Ada apa dengan anak itu ?” Tanya Heechul heran setelah ia melihat kesamping dimana Yoona berdiri. Heechul terkejut karna tidak mendapatkan Yoona di tempatnya.
“Kemana pelayan itu ? bahkan aku belum melihat wajahnya” gumam Heechul.
+++++
“Aigoo kenapa gadis itu bisa berada di café itu ? apa ia benar-benar akan mengikutiku ? atau ia memang bekerja disana ? aish .. eottokhae ?” gerutu Kyuhyun.
“Kyuhyun-ah” ujar Yoona yang sudah berada di hadapannya yang sontak membuat Kyuhyun terjatuh karna terkejut.
“O !! mianhae aku membuatmu terkejut” ujar Yoona mencoba membantu Kyuhyun berdiri.
“Jangan sentuh aku” perintah Kyuhyun.
“Geundae, neo gwaenchana ?” Tanya Yoona mencoba mendekati Kyuhyun lagi.
“Kubilang jangan dekat-dekat denganku” Yoona menghentikan langkah kakinya. Hening !! tidak ada yang memulai percakapan kembali hanya untuk beberapa menit.
“Kau .. sebenarnya siapa kau ?” Tanya Kyuhyun.
“Sudah kubilang aku Im Yoona” jawab Yoona polos. Kyuhyun menggelengkan kepalanya tanda bukan itu jawaban yang ingin ia dengar.
“Kenapa kau mengikutiku ?” kyuhyun mengganti pertanyaannya.
“Pertama karna kau orang yang bisa membantuku dan yang kedua aku ingin mengembalikan ini” Yoona menyodorkan benda elektronik dengan tombol disisi kiri dan kanan. Kyuhyun segera sadar bahwa ia meninggalkan PSPnya di café tadi.
“Kembalikan pacarku” ujar Kyuhyun.
“Pacar ?” Tanya Yoona bingung.
“Eum .. maksudku PSPku” ujar Kyuhyun membenarkan kalimatnya yang tampak tidak normal.
“Aish cepat kembalikan” ujar Kyuhyun geram. Yoona melangkah mendekat kearah Kyuhyun.
“Eh .. GEUMANHAE !!” teriak Kyuhyun.
“Wae ?”
“Sudah kubilang jangan mendekatiku”
“Tapi kau menyuruhku mengembalikannya padamu apa aku harus melempar benda butut ini padamu” bela Yoona.
“Jangan hina PSPku” geram Kyuhyun, Yoona hanya memutar kedua bola matanya.
“Lalu bagaimana caranya aku mengembalikannya padamu ?” kini Yoona yang mulai geram dengan tingkah Kyuhyun.
“Kau letakkan di bawah saja, eh ani nanti lecet. Eum eotteokhae ?” Yoona melongo saat Kyuhyun melontar kalimat itu.
“Kyuhyun-ah” panggil seseorang yang ternyata duo EunHae. Setelah melihat kedua Hyungnya itu Kyuhyun seperti mendapat pencerahan.
“Hyung ayo kemari” teriak Kyuhyun.
“Wae ?” Tanya Eunhyuk.
“Bisa bantu aku ?”
“Mwo ?”
“Tolong ambilkan PSPku dengan yeoja itu”
“Yeoja ? eodi ?” Tanya Eunhyuk antusias.
“Yeo… eh kemana dia ?” Tanya Kyuhyun mencari sosok Yoona.
“Eodi Kyu ?” Tanya Donghae.
“Tadi dia disina Hyung, kemana ia pergi hyung?” gerutu Kyuhyun.
“Mana kami tahu kyu ? kami baru saja disini beberapa detik yang lalu” ujar Donghae.
“Aish .. ia membawa pacarku Hyung”
“Kyu, apa tidak sebaiknya kau kerumah sakit ?” Tanya Eunhyuk.
“Untuk apa ?”
“Semenjak insiden trotoar itu kau selalu saja berkata tentang yeoja, pada akhirnya yeoja itu tidak ada” jelas Eunhyuk.
“Jadi maksud Hyung aku gila ?” Tanya Kyuhyun sewot.
“Aku tidak mengatakannya kau yang mengatakannya sendiri, bahwa kau gila bukan ?”
“Aish .. sudahlah aku ingin pulang”
“Hey kau tidak ingin berkumpul malam ini ?” Tanya Donghae.
“Aniyo. Aku malas” jawab Kyuhyun.
+++++
“Aggrrhh .. yeoja itu membawa PSP ku” gerutu Kyuhyun setelah membanting tasnya kesegala arah. Dan segera merebahkan tubuhnya kekasurnya yang empuk.
“Aku kesepian tanpa PSPku” gumamnya lalu menutup wajahnya dengan bantal.
“Kyuhyun-ah” terdengar suara seorang yeoja disampingnya, Kyuhyun segera menyingkirkan bantal yang ada diwajahnya dan menatap kesamping.
“Aigoo” lagi-lagi Kyuhyun terjatuh, dari tempat tidurnya setelah mendapatkan Yoona disampingnya.
“Neo .!!. bagaimana kau bisa disini ?” Tanya Kyuhyun. Yoona mengerucutkan bibirnya.
“Wae ? apa kau tidak suka ?” tanyanya polos.
“TENTU SAJA” teriak Kyuhyun histeris.
“Kyuhyun-ah gwaenchana ?” Tanya Sora kakak perempuan Kyuhyun dari depan pintu kamarnya.
“Gwaenchana noona” ujar Kyuhyun.
“Kau yakin ?”
“Ne noona”
“Baiklah berhentilah berteriak kau membuatku pusing” gerutu Sora.
“Kau .. bagaimana bisa kau disini ? apa kau memanjat balkon kamarku ?” Kyuhyun segera menuju balkon kamarnya untuk melihat dengan apa Yoona naik ke atas kamarnya.
“Eobseo” gumam Kyuhyun.
“Aku suka dikamarmu, kamarmu sangat nyaman seperti berada dikamarku” ujar Yoona sembari berbaring dikasur empuk milik Kyuhyun.
“Kau .. jangan berbaring disitu”
“Boleh aku tinggal disini ?” Tanya Yoona tiba-tiba yang membuat Kyuhyun hampir jantungan mendengarnya, bagaimana tidak seorang anak gadis orang yang entah dimana orang tuanya tiba-tiba ingin tinggal dan berada dikamarnya.
“MWOOO ? NEO MICHEOSSEO ? ANI ANI ANI ANI. ANDWAE !!” ujar Kyuhyun histeris sembari membuat tanda silang dari tangannya dan menggeleng-gelengkan kepalanya.
“Kyu apa ada masalah didalam ?” kini ibunya yang berteriak dari depan pintu kamarnya.
“Gwaenchana eomma” jawab Kyuhyun sembari melirik Yoona.
“Baiklah, aku anggap kau mengizinkan” ujar Yoona tersenyum. Kyuhyun hanya melongo dengan tingkah gadis yang ada dihadapannya ini.
          Sudah hampir 13 hari Yoona berada didekat Kyuhyun, kemana Kyuhyun pergi ia akan mengikutinya. Kyuhyun bahkan sudah terbiasa dengan keberadaan Yoona disampingnya. Walaupun kyuhyun masih belum mengerti mengapa setiap Kyuhyun bertemu orang lain seperti Min Ho atau Leeteuk Hyung atau siapapun itu Yoona akan menghilang dari sisinya dan akan kembali setelah mereka pergi.
“Kyuhyun-ah” panggil Yoona disela aktivitasnya memakan ice cream.
“Hm …” kyuhyun hanya membalas dengan gumaman.
“Boleh aku bertanya ?” Tanya Yoona lagi.
“Aku bilang tidak boleh pun kau akan tetap bertanya bukan ? cepat apa yang ingin kau tanyakan ?” Tanya Kyuhyun dan Untuk pertama kalinya Kyuhyun mengalihkan pandangannya dari layar datar dihadapannya hanya untuk menatap Yoona yang ingin mengajukan pertanyaan, benar-benar sebuah keajaiban.
“Kau .. menginginkan aku hidup atau mati ?” Kyuhyun tersentak mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Yoona.
“Pertanyaan macam itu ? Kau membuang waktu bermainku, hanya ingin mendengar pertanyaan bodohmu itu” ujar Kyuhyun kesal.
“Akukan hanya bertanya” ujar Yoona membela.
“Jadi kau menginginkan yang mana ?” Tanya Yoona lagi.
“Tidak ada alasannya jika aku menginginkanmu mati” ujar Kyuhyun kembali menatap layar datar di hadapannya.
“Jadi kau ingin aku hidup bukan ?” Tanya Yoona berbinar-binar.
“Apa kurang jelas jawabanku tadi nona Im ?” Tanya Kyuhyun dengan penekanan disetiap kalimatnya.
“Taida” ujar Yoona sembari memakan ice creamnya kembali. Namun tiba-tiba Kyuhyun menarik dagu Yoona menjadi menghadapnya, Yoona melototkan matanya. Secara reflex ia memejamkan matanya. Wajah mereka sudah sangat dekat bahkan masing-masing dari mereka bisa merasakan nafas mereka masing-masing.
“Kyuhyun-ah” panggil Eunhyuk dengan ke empat orang temannya yang lain, Kyuhyun segera menjauh dari Yoona dan melambaikan tangan pada teman-temannya untuk menyembunyikan kegugupannya didepan Yoona “Bodoh ! apa yang ingin kau lakukan padanya Cho Kyuhyun ?” gerutu Kyuhyun dalam Hati.
“Kau .. apa yang sedang kau lakukan disini ?” Tanya Leeteuk.
“Aku ? tentu saja bermain PSP”
“Bersama siapa ?” Tanya Donghae.
“Bersama Yoona”
“Yoona ?” ujar ke lima temannya itu bersamaan.
“Yoona ? nugu hyung ? yeoja chingumu ?” Tanya Min Ho penasaran.
“Ani” ujar Kyuhyun cepat sembari mengibas-ngibaskan kedua tangannya di depan dadanya keudara.
“Lalu ?” Kini Heechul yang bertanya.
“Ia hanya seorang teman”
“Diman ia ?”
“Di .. loh ? kemana ia pergi?” Tanya Kyuhyu bingung.
“Apanya yang kemana ia pergi ?” Tanya Eunhyuk ikut bingung.
“Ia tadi baru saja berada disini hyung bahkan aku hampir saja men …” sadar akan kalimat yang ingin ia keluarkan Kyuhyun segera menghentikannya.
“Men ..? men apa hyung ?” Tanya Min Ho penasaran.
“Aish .. sudahlah kalian semua mengangguku” ujar Kyuhyun kembali duduk dan bermain kembali dengan PSPnya, sekarang ia tidak focus dengan permainannya. Ia masih memikirkan kemana Yoona pergi “Aish .. sebenarnya kemana ia pergi ?” gerutu Kyuhyun yang hampir menghempaskan PSPnya ketanah. Kelima temannya menatap Kyuhyun bingung, tiba-tiba saja kelima temannya itu duduk disisi kiri dan kanan Kyuhyun.
“Aish .. apa yang kalian lakukan ?”
“Kyuhyun-ah. Apa tidak sebaiknya kau diperiksa” ujar Leeteuk.
“Untuk apa ? aku tidak gila hyung. Aku masih waras dan sehat jika aku gila aku pasti akan berteriak tidak jelas dan pasti akan membanting PSPku ini dan juga aku pasti akan berbicara sendiri”
“Kalau begitu sekarang kau resmi gila hyung” ujar Min Ho yang langsung mendapat tatapan tajam dari Kyuhyun.
“Museun soriya ?” Tanya Kyuhyun dengan nada setengah membentak.
“Kau bilang jika kau gila kau akan berteriak-teriak tidak jelas kau akan pasti akan membanting PSPmu dan juga akan berbicara sendiri. Dan itu semua baru saja kau lakukan” ujar Donghae bermaksud membela Min Ho.
“Eonje ?” Kyuhyun membela diri.
“Sudah Donghae katakan baru saja mengapa kau bertanya lagi ?” gerutu Eunhyuk.
“Kudengar dari eomma dan noonamu, kau sering berteriak-teriak sendiri dikamarmu Kyu, baru saja kami melihatmu berbicara sendiri dan kau juga seperti ingin mencium udara maka dari itu kami menghampirimu” ujar Leeteuk. Kyuhyun tercekat saat kalimat terakhir yang diucapkan Leeteuk. Mencium udara ? bukankah aku tadi hampir mencium Yoona ? ujar Kyuhyun dalam hati.
“Dan juga kau tadi hampir ingin membanting pacarmu itu. Bukankah itu ciri-ciri dari yang kau sebutkan tadi ?” sindir Heechul.
“Kalianlah yang membuatku gila, sudah aku ingin pulang” ujar Kyuhyun sembari berlalu.
“Ya !! Kyuhyun-ah kami belum selesai berbicara” teriak Leeteuk.
+++++
“Aaggrrhh .. menyebalkan” gerutu Kyuhyun. Ia merebahkan tubuhnya kekasur empuknya itu sambil memejamkan matanya mencoba melepas rasa lelahnya.
“Kyuhyun-ah” panggil Yoona yang sudah berada disampingnya. Kyuhyun hanya diam tidak menjawab panggilan Yoona ia merasa kesal dengan gadis itu, mengapa ia selalu membuat Kyuhyun seperti orang gila baik didepan teman-temannya, orang tuanya juga noonanya.
“Kyuhyun-ah, Cho kyuhyun” panggil Yoona lagi sembari menyentuh pipi Kyuhyun dengan jari telunjuknya berkali-kali.
“WAAEEEE ?” ujar Kyuhyun akhirnya.
“Kau marah ?” Tanya Yoona.
“Menurutmu ?” Kyuhyun balik bertanya dan mendudukan dirinya.
“Mianhae” ujar Yoona merasa bersalah.
“Sudahlah aku tidak ingin berbicara padamu” Kyuhyun bangkit dari duduknya hendak meninggalkan Yoona, namun tiba-tiba saja Yoona memeluk Kyuhyun dari belakang. Kyuhyun tersentak dengan perlakuan Yoona.
“Ya !! apa yang kau lakukan ?” Tanya Kyuhyun setengah membentak tetapi ia tidak mencoba untuk melepaskan pelukan Yoona dari tubuhnya.
“Ku mohon maafkan aku, aku bersalah maafkan aku” ujar Yoona yang sudah menangis dipunggung Kyuhyun. Kyuhyun segera berbalik menghadap Yoona, ia segera mengusap air mata yeoja yang ada dihadapannya itu.
“Uljima” ujar Kyuhyun dengan nada suara yang sangat lembut. Namun Yoona masih menangis. Kyuhyun akhirnya memeluk Yoona mencoba untuk menenangkan Yoona.
“Aku juga marah padamu kau tahu” ujar Yoona disela pelukannya dan isak tangisnya.
“Wae ?” Tanya Kyuhyun yang masih memeluk Yoona.
“Kau .. berciuman dengan gadis yang bernama Seohyun itu, keterlaluan” ujar Yoona, Kyuhyun terkejut ia tidak tahu bahwa Yoona melihat ia berciuman dengan Seohyun sewaktu ia dalam perjalanan pulang tadi.
-Flashback On-
Kyuhyun tengah berjalan sembari menendang kerikirl-kerikil yang tak bersalah itu.
“Mereka benar-benar. Aku ini masih waras mengapa mereka selalu berkata bahwa aku ini gila” gerutu Kyuhyun dan menendang kerikil-kerikil itu tanpa ampun. Salah satu kerikil itu mengenai seseorang.
“Aww !!”
“O !! mianhae aku tidak sengaja” ujar Kyuhyun menghampiri wanita yang terkena krikil tak bersalah itu.
“Gwaencha .. kyuhyun oppa” ujar wanita itu yang tak lain adalah seohyun.
“Seohyun” gumam Kyuhyun dengan ekspresi terkejutnya.
“Oppa .. bogoshippo” ujar Seohyun langsung mencium Kyuhyun.
“Ya !! apa yang kau lakukan ?” Tanya Kyuhyun setelah melepaskan ciuman Seohyun.
“Neo micheosseo ?” ujar Kyuhyun mendorong tubuh Seohyun dan berlalu pergi.
“Oppa chakkaman, oppa .. oppaaa ..” teriakan Seohyun tidak sedikitpun diubris oleh Kyuhyun.
-Flashback Off-
“Kau melihatnya ?” Tanya Kyuhyun kepada Yoona. Yoona mengangguk, Kyuhyun melepaskan pelukannya dan menatap Yoona.
“Kau cemburu aku mencium wanita lain ?” Tanya Kyuhyun, Yoona hanya diam dengan sedikit isak tangisnya. Kyuhyun tersenyum, sedetik kemudian ia sudah meraih tengkuk Yoona dan mencium bibir Yoona. Ada sensasi tersendiri saat kedua material lembut itu bersatu seperti ada ribuan kupu-kupu yang menggelitik di perut mereka. Kyuhyun menekan tengkuk Yoona untuk memperdalam ciuman mereka.
“Saranghae” satu kata itu berhasil meluncur mulus dari bibir seorang Cho Kyuhyun.
“Aku ingin kau hidup disampingku, disisiku untuk waktu yang sangat-sangat lama karna aku sangat sangat sangat mencintaimu. Saranghae Yoona-ya” ujar Kyuhyun sembari mengecup singkat bibir Yoona. Yoona tersenyum senang.
“Taida, nado saranghae Kyuhyun-ah” ujar Yoona memeluk Kyuhyun dengan sangat erat.
+++++
“Aigo !! yeobbo lihat” ujar wanita paruh baya itu kepada suaminya.
“Aku akan memanggilkan dokter”.
“Sungguh sebuah keajaiban anak anda dapat sadar kembali, padahal secara medis saraf otak anak anda tidak berfungsi akibat kecelakaan itu. Tapi ini sungguh menakjubkan, keadaannya pun sudah membaik.” Ujar Dokter itu menjelaskan.
“Ghamsahamnida euisa”ujar laki-laki paruh baya itu.
“Eomma, appa” lirih Yoona yang sudah sadar semenjak kecelakaannya 15 hari yang lalu.
“Kau sudah sadar chagi, syukurlah eomma dan appa selalu mendoakanmu” ujar wanita paruh baya itu dengan penuh haru.
“Bogoshippo” ujar Yoona memeluk ibunya itu.
“Kau tidak merindukan appa eum ?” Tanya tuan Im.
“Tentu saja aku merindukan appa” ujar Yoona memeluk ayahnya.
“Badanku sangat pegal eomma boleh aku berjalan-jalan disekitar taman rumah sakit ?” Tanya Yoona dan disetujui oleh ibunya.
-Hospital Garden-
“Yoona-ya” panggil seseorang yang ternyata adalah Kyuhyun.
“Kyuhyun-ah. Aku telah menunggumu” ujar Yoona masih dengan nada suara yang begitu lemas.
“Neo gwaenchana ? apa yang terjadi mengapa kau seperti ini ?” Tanya Kyuhyun cemas.
“Eum .. Nan gwaenchana” jawab Yoona sembari menampilkan senyumannya.
“Tapi apa yang terjadi padamu ? bukankah terakhir kita bertemu kau baik-baik saja?” Tanya Kyuhyun yang masih tidak mengerti. Yoona tersenyum dan pada akhirnya menceritakan secara mendetail bahwa ia mengalami kecelakan mobil 15 hari yang lalu, saat keadaannya kritis seseorang mendatanginya dan menyuruhnya untuk bertemu Kyuhyun. Orang yang tak dikenal itu menyuruh Yoona untuk membuat Kyuhyun mencintai Yoona dengan tulus dan mengharapkan Yoona untuk tetap hidup. Dan itu berhasil Kyuhyun telah mencintai Yoona dengan tulus dan mengharapkan Yoona untuk tetap ada disisinya.
“Jadi selama 14 hari aku bertemu denganmu dan bersama denganmu, kau hanya jiwa ?” Tanya Kyuhyun tak percaya karna masih ada hal yang semacam itu didunia yang sudah modern seperti ini. Yoona mengangguk.
“Apa ini seperti pengelana 49 hari ?” Tanya Kyuhyun lagi.
“Bodoh !! pengelana 49 hari harus hidup ditubuh seseorang dan mencari 3 tetes air mata dan ia juga tidak boleh memberitahukan identitas aslinya. Sedangkan aku berbeda aku tidak memiliki batas waktu yang ditentukan aku hanya harus membuatmu mencintaiku dengan tulus dan membuatmu selalu ingin disisiku juga aku bisa menjadi diriku sendiri, juga bisa menyentuhmu.” jelas Yoona.
“Bagaimana jika aku tidak menyukaimu sekarang, bagaimana jika aku baru menyukaimu 10 tahun yang akan dating ?” Tanya Kyuhyun lagi.
“Maka aku akan sadar dari komaku 10 tahun yang akan datang pula”
“Untunglah kau berhasil membuatku mencintaimu, aku sangat bersyukur” ujar Kyuhyun memeluk Yoona.
“Tapi mengapa setiap ada teman-temanku mereka tidak bisa melihatmu ?” Tanya Kyuhyun yang sangat penasaran dengan hal yang satu ini.
“Karna aku hanya bisa dilihat olehmu, sampai kapanpun” ujar Yoona lagi. Kyuhyun tersenyum. Tiba-tiba saja Kyuhyun mendekatkan dirinya kepada Yoona, ia hendak mencium Yoona tetapi langsung dicegah oleh Yoona.
“Ini dirumah sakit Kyu” ujar Yoona lembut, Kyuhyun menggaruk tengkuknya yang tak gatal karena merasa malu atas apa yang ingin ia perbuat ditempat umum seperti ini.
“Baiklah kalau begitu aku akan mencium ini” Kyuhyun mencium puncak kepala Yoona lama.
“Ini” Kini Kyuhyun mencium pipi kiri dan kanan Yoona.
“Daaaaaaaan ini” terakhir Kyuhyun mencium singkat bibir Yoona. Yoona hanya tersenyum malu, pipinya mulai memanas ia yakin pipinya pasti sudah seperti kepiting rebus buatan ibunya. Sadar atas perubahan raut wajah Yoona, Kyuhyun segera memeluk Yoona.
“Mulai sekarang kau adalah yeoja chinguku, tunanganku, istriku, dan ibu dari anak-anakku kelak. Saranghae, neomu saranghae Yoona-ah” ujar Kyuhyun tepat ditelinga kanan Yoona.
“Nado Saranghae Kyuhyun-ah”
“Oppa” koreksi Kyuhyun, Yoona terkekeh geli.
“Nado saranghae Oppa” ujar Yoona kembali. Kyuhyun makin mempererat pelukannya.
-7 Days Later-
“Jadi ini yang nama Yoona ?” tanya Leeteuk kepada Yoona, Yoona hanya menganggukkan kepalanya sembari tersenyum.
“Lihat senyumannya sangat manis, kau terlalu cantik untuk seorang Cho Kyuhyun yang maniak game itu Yoona-ah” ujar Eunhyuk, Kyuhyun membulatkan kedua matanya.
“Mworago ?” Tanya Kyuhyun.
“Lihat Yoona-ah bahkan ia tidak ada sopan-sopannya kepadaku yang lebih tua” adu Eunhyuk.
“Arraseo. Mianhae harabeoji” ujar Kyuhyun akhirnya kini Eunhyuk yang membulatkan kedua bola matanya.
“Ya !! aku ini masih muda. Nikah saja belum, pacar belum punya, bagaimana bisa aku menjadi harabeoji ?” gerutu Eunhyuk.
“Karna itulah tidak ada wanita yang menyukaimu Hyung” goda Kyuhyun.
“Mwo ? Ya !! Cho Kyuhyun apa kau tidak tahu bahwa banyak sekali wanita yang memujaku, lihat saja akun social mediaku seperti twitter banyak bukan yang mengfollowku” ujar Eunhyuk bangga.
“Jangan terlalu membanggakan Hyung, mereka hanya kasihan padamu” ujar Kyuhyun lagi yang sudah memancing emosi Eunhyuk.
“Ya !! kau mau mati huh ?”
“Geumanhae, kenapa kalian selalu bertengkar ?” gerutu Heechul yang sedari tadi menjadi penonton pertengkaran antara Kyuhyun dan Eunhyuk.
“Diamlah sedikit. Kau Kyu bisakah kau tidak terus mengganggu Monyet satu itu ? kau mau ku beri makan sayur lagi ?” Tanya Heechul yang langsung mendapat gelengan dari Kyuhyun.
“Dan kau Eunhyuk kau sudah dewasa jangan terlalu ditanggapi setan kecil ini, kau mau pisang-pisang diapartementmu ku ambil huh ?” Tanya Heechul lagi yang langsung mendapat gelengan dari Eunhyuk.
“Jika tidak mau maka diamlah” ujar Heechul lagi yang langsung di iyakan oleh kedua dongsaengnya. Sedangkan Yoona, Leeteuk, Donghae, dan Min Ho hanya terkekeh melihat setan dan monyet itu tengah diomeli oleh ibu tiri Cinderella.
“Yoona-ah. Boleh aku bertanya ?” Tanya Leeteuk.
“Mwoya oppa ?” Tanya Yoona.
“Beberapa hari yang lalu kami menemui Kyuhyun ditaman belakang kampus, dan ia bilang sedang bersamamu tapi saat itu kau tak ada. Kau kemana ?” Tanya Leeteuk. Yoona bingung ingin menjawab apa ia tidak mungkin memberitahu hal yang sebenarnya, jika ia memberitahu yang sebenarnya mereka tidak akan percaya sama seperti Kyuhyun saat dirumah sakit ia terus bertanya seperti anak kecil yang berumur 5 tahun yang didongengkan oleh ibunya.
“Eum .. itu …”
“Ia ketoilet hyung” potong Kyuhyun.
“Toilet ? jinjja? Tapi kenapa kau tampak kebingungan saat itu hyung ?” Tanya Min Ho, kini Kyuhyun yang kebingungan menjawab.
“Eum .. karna saat itu ia tidak memberitahuku jika ia ketoilet jadi aku kebingungan kemana ia pergi tapi akhirnya kami bertemu kembali saat perjalanan pulang” ujar Kyuhyun.
“Jinjja noona ?” Tanya Min Ho memastikan.
“Ya !! kenapa kau menanyakannya lagi, apa yang kukatan itu benar” ujar Kyuhyun.
“Aku hanya memastikan saja hyung, karna tampangmu itu sangat meragukan” ujar Min Ho yang langsung dihadiahi jitakan dari Kyuhyun.
“Apho hyung” ringis Min Ho.
“Jadi Yoona-ah apa yang membuatmu menyukai setan kecil kami ini ?” Tanya Donghae yang angkat bicara.
“Ya !! aku bukan setan kecil” gerutu Kyuhyun.
“Entahlah” jawab Yoona singkat Kyuhyun cemberut mendengar jawaban Yoona.
“Hahaha .. lihat hyung, bahkan Yoona noona tidak tahu apa yang ia sukai darimu. Kau itu meragukan hyung, bahkan soal cinta” goda Min Ho.
“Diam kau anak kecil” gerutu Kyuhyun.
“Noona bagaimana kalau kau bersamaku saja ?” tawar Min Ho.
“Mwo ?” ujar Kyuhyun Histeris.
“Aku sangat berbeda dengan setan itu. Aku tampan wajahku mulus tak berjerawat, aku memiliki tubuh yang atletis, aku juga bukan maniak game. Kata eommaku aku memiliki wajah yang sangat disukai para wanita” ujar Min Ho menyindir Kyuhyun sembari membanggakan dirinya.
“Huuh !! sombong sekali kau” ujar Kyuhyun yang mulai geram. Yoona hanya tersenyum.
“Mungkin kau benar” ujar Yoona semua menatap Yoona dengan tatapan yang mengatakan ‘Akhirnya kau sadar’.
“Yoona-ah …” Kyuhyun ingin angkat bicara tetapi dipotong lebih dulu oleh Yoona.
“Tetapi wajahnya yang seperti ini, tubuhnya yang seperti, dan kebiasaannya itulah yang membuatku sangat menyukainya” ujar Yoona yang langsung mendapat sorakan dari Leeteuk, Eunhyuk dan Donghae. Kyuhyun tersenyum simpul mendengar jawaban Yoona.
“Itu baru gadisku” ujarnya sembari merangkul Yoona.
-THE END-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar