CRAZY LOVE
(…)
Tittle : CRAZY
LOVE
Author : Diana
Oc
Cast : Cho
Kyuhyun, Im Yoona
Other Cast :
Choi Min Ho, Park Jung Soo (Leeteuk), Kim Heechul, Lee Donghae, Lee Hyukjae
(Eunhyuk), Seo Joo Hyun (Seohyun).
Genre :
Romance, Comedy (?)
“Kenapa hanya
aku yang bisa melihatmu ? kenapa semua orang terdekatku tak bisa melihatmu? kau
tahu ? kau mulai membuatku gila” – Cho Kyuhyun.
“Karna aku
hanya bisa dilihat olehmu …” – Im Yoona.
………
“Eotteokhae ?” isak tangis perempuan paruh baya itu dalam
dekapan suaminya.
“Jwesonghamnida. Kami sudah melakukan hal yang terbaik,
tetapi kecelakaan itu membuat saraf pada otaknya tak berfungsi” ujar seorang
dokter yang kira-kira berumur 50-an tersebut. Kedua orang tua itu menatap
anaknya yang tengah berbaring itu dengan tatapan sedih, kini anak semata wayang
mereka itu harus terbaring dirumah sakit dengan berbagai alat-alat dokter mengerikan
yang tengah menempel ditubuh mungilnya itu.
+++++
“Hyung” panggil laki-laki berperawakan tinggi juga
memiliki wajah yang di idam-idamkan banyak wanita itu.
“Ya !! Choi Min Ho. Bisakah kau tidak mengejutkanku
sekali saja ? kau ingin aku kalah dengan permainan ini eoh ?” gerutu seorang
namja berkulit putih susu yang bernama Cho Kyuhyun yang masih focus dengan game
yang tengah ia mainkan semenjak 2 jam yang lalu.
“Hyung” panggil Min Ho lagi karna merasa diacuhkan oleh
Kyuhyun.
“Hm ..” gumam Kyuhyun dengan mata yang masih focus
kelayar pspnya.
“Hyung, Hyung, Hyuuuuuuung !!” teriak Min Ho tepat
ditelinga kanan Kyuhyun yang sontak mendapat tatap death glear darinya.
“Wae, Wae. Waaaeeeee ?” Tanya Kyuhyun dengan wajah yang
sudah menahan emosi.
“Kau tidak lupa acara nanti malam bukan ?” Tanya Min Ho.
Kyuhyun memutar kedua bola matanya bosan karna mendengar pertanyaan yang sama
setiap ia bertemu dengan orang-orang terdekatnya. Contohnya 2 jam yang lalu ia
juga ditanyakan oleh si Malaikat tanpa sayap itu(Leeteuk Hyung) dengan
pertanyaan yang diajukan oleh Min Ho, selang 30 menit ia juga ditanya oleh si
Cinderella yang memiliki mulut yang amat pedas jika sudah berbicara atau
mengkritik seseorang (Heechul Hyung) tak lama kemudian ia juga ditanya hal yang
sama oleh duo ikan dan monyet (EunHae) itu. Dan sekarang Min Ho adalah orang
ke-5 menanyakan hal yang sama, selanjutnya siapa lagi ? tidak adakah seseorang
bertanya seperti ini ? “Kyuhyun-ah kau mau aku belikan PSP keluaran terbaru ?”
tapi mengharapkan seseorang bertanya seperti itu kepada Kyuhyun sama saja
hilangnya sifat jahil Kyuhyun yang artinya TIDAK MUNGKIN perlu digaris
bawahi.
“Entahlah ? sepertinya aku tidak akan datang, karna aku
ingin menyelesaikan gameku terlebih dahulu” ujar Kyuhyun santai.
“Ya !! mana boleh seperti itu ? aku sudah berjanji kepada
Seohyun untuk memastikan kau akan datang” gerutu Min Ho.
“Wae ? apanya yang mana boleh seperti itu ? hakku bukan
untuk datang atau tidak ? lagi pula siapa yang menyuruhmu untuk berjanji
padanya ? eobseo !!” ujar kyuhyun dengan penekanan kalimat terakhirnya.
“Tapi Hyung, bukankah ia sudah menganggapmu orang yang
sangat special ? setidaknya hargai ia” ujar Min Ho memohon.
“Shireo. Siapa suruh ia menganggapku special ? aku tidak
pernah menyuruhnya bukan ?”
“Hyung …”
“Sudah pergilah aku bosan terus menerus melihat wajahmu”
gerutu Kyuhyun karna terus diganggu oleh Min Ho.
“Huuh !! dasar menyebalkan bagaimana bisa banyak yeoja
yang menyukaimu, sedangkan kau hanya bisa berpacaran dengan PSP bututmu itu ?”
cicbir Min Ho dan segera berlalu.
“Ya !! jangan hina pacarku.” Teriak Kyuhyun tak terima
hinaan dari Min Ho.
+++++
“Aish .. kalau bukan untuk game keluaran terbaru itu aku
tidak mungkin datang keacara itu, semua ini membuatku gila” gerutu Kyuhyun
disepanjang perjalanannya ke acara ulang tahun Seohyun. Satu jam yang lalu ia
mendapatkan tawaran menggiurkan dari Min Ho yaitu game terbaru yang ia
idam-idamkan dengan syarat ia harus datang keacara ulang tahun Seohyun,
akhirnya Kyuhyun menyanggupi walaupun ia lebih baik memilih berduaan dengan
PSPnya semalaman dari pada harus datang keacara yang sangat tidak penting
baginya, tapi demi game terbaru itu ia akan melakukannya toh ia juga akan
pulang lebih awal bukan ? besok ia memiliki jadwal kuliah pagi. Ya itu adalah
alasan yang sempurna. Langkah kaki Kyuhyun telah sampai ke zebra cross, ia
berdiri diantara banyaknya pejalan kaki menunggu lampu hijau untuk symbol
pejalan kaki.
Choi Min Ho
Ya !! Hyung neo eodi ? paliiwa ..
|
“Aish .. dasar cerewet” gerutu Kyuhyun setelah membaca
pesan singkat dari Min Ho. Ia memasukkan ponselnya kesaku celananya kembali dan
mengekori banyaknya orang yang tengah menyeberangi zebra cross.
Tiiin .. Tiiin .. Tiiin .. sebuah mobil melaju cepat
kearah Kyuhyun yang tengah berjalan paling akhir diantara rombongan pejalan
kaki lainnya.
“Ya !!” teriak Kyuhyun setelah tahu mobil gila itu ingin
menabraknya. Tapi tiba-tiba saja seperti ada yang mendorongnya kebelakang
ketepi trotoar. Kyuhyun terjatuh dan terantuk sesuatu.
“Gwaenchana ?” Tanya seorang laki-laki paruh baya yang
berada didekatnya. Kyuhyun menatap bingung disekitarnya karna ia telah berada
di trotoar. Namun ia mendapatkan sesosok perempuan yang tengah terduduk sama
sepertinya.
“Aigo !! kau terluka nak ayo mari kuantar kau kerumah
sakit” ujar lelaki paruh baya itu.
-HOSPITAL-
“Aigoo Hyung bagaimana ini bisa terjadi ?” Tanya Min Ho
setelah sampai dirumah sakit bersama Leeteuk, Heechul, Eunhyuk, dan Donghae.
“Iya sebenarnya apa yang terjadi ? kenapa bisa seperti
ini ? apa kau menjatuhkan dirimu sendiri ke trotoar ?” Tanya Eunhyuk yang
langsung mendapat jitakan manis dari Donghae.
“Untuk apa ia memelihara IQ 130 jika ia menjatuhkan
dirinya ke trotoar” cibir Donghae.
“Ya !! berhentilah memukul kepalaku. Lagi pula bisa saja
karna ia tidak bisa mendapatkan game terbarunya jadi ia membuang semua IQnya”
bela Eunhyuk.
“Mana bisa seperti itu dasar monyet bodoh”
“Ya !! dasar ikan mokpo jelek” balas Eunhyuk.
“Kau Monyet Yadong” balas Donghae kembali.
“Kau ….”
“Geumanhae. Lebih baik kalian pulang saja jika hanya
ingin membuat …”
“Apa yeoja itu yang mendorongku tadi ?” gumam Kyuhyun
yang menghentikan perkataan Leeteuk. Semua orang menatap Kyuhyun yang hanya
diam seperti patung.
“Yeoja ?” Tanya EunHae bersamaan.
“Ne. yeoja yang disana itu Hyung, aku melihatnya saat aku
terjatuh ketrotoar” ujar Kyuhyun, semua mengikuti arah pandang mata Kyuhyun.
“Eodi ?” Tanya Heechul yang semenjak tadi diam.
“Yeogi” ujar Kyuhyun kali ini ia menunjuk objek yang
tengah ia lihat sedari tadi.
“Eobseo” ujar kelima orang yang berada disampingnya.
“Mwo ?” Kyuhyun membulatkan matanya.
“Ada. Disana” ujar Kyuhyun lagi-lagi menunjuk wanita yang
tengah menatapnya tersebut.
“Ia memakai baju apa dan ciri-cirinya ?” Tanya Leeteuk
mungkin saja mereka bisa menemukan gadis yang dimaksud Kyuhyun.
“Ia memakai baju berwarna putih polos, cardigan cream,
memakai rok putih diatas lutut, juga memakai sneakers putih. Tingginya
kira-kira 166 cm mempunyai tubuh yang ideal mungkin beratnya kira-kira 45-47
kg, memiliki potongan rambut pendek sebahu lebih sedikit dan juga memiliki
wajah yang … cantik” ujar Kyuhyun menjelaskan ciri-ciri dan warna pakaian yang
gadis itu gunakan secara mendetail. Tetapi nihil kelima orang temannya itu
saling menatap dan menggelengkan kepalanya karna tidak dapat menemukan gadis
yang Kyuhyun maksud.
“Apa jatuhnya dirimu ketrotoar membuatmu membayangkan
wanita cantik tuan Cho ?” Tanya Eunhyuk sembari menempelkan tangannya kedahi
Kyuhyun. Kyuhyun menatap tajam kearah Hyungnya itu.
“Lepaskan tanganmu itu dari dahiku Lee Hyukjae” ujar
Kyuhyun dengan nada suara dinginnya. Eunhyuk segera menarik tangannya dari dahi
Kyuhyun sebelum ia benar-benar menjadi monyet seperti nama panggilannya selama
ini.
“Aigo-aigo lihat bahkan ia lebih mengerikan dari malaikat
maut manapun” ujar Eunhyuk menggodanya kembali.
“Apa perlu kita memeriksamu Kyu ? aku khawatir dengan
keadaanmu sekarang” ujar Leeteuk.
“Benar lebih baik diperiksa terlebih dahulu, takut-takut
ada yang konslet dengan otakmu Hyung” ujar Min Ho menambahkan.
“Diam kau !! aku seperti ini juga gara-gara kau”
“Mwo ? naega ? aku menyuruhmu untuk datang kepesta ulang
tahun Seohyun bukan malah jatuh ke trotoar” bela Min Ho.
“Sudah diamlah, lebih baik kita pulang jika Kyuhyun tidak
ingin diperiksa” ujar Heechul meleraikan karna merasa pusing dengan
pertengkaran yang tidak ada artinya baginya, lebih baik ia pulang dan memasang
masker wajah yang ia beli di Tokyo minggu lalu. Semua orang mengangguk setuju.
+++++
Kyuhyun telah berada di kamarnya setelah diintrogasi oleh
appa, eomma, dan noonanya karna mendapatkan luka didahi mulusnya itu. Ia
merebahkan tubuhnya ke kasurnya yang sangat empuk.
“Aish .. seharusnya aku tidak usah datang saja tadi”
gumam Kyuhyun menyesali perbuatannya karna gara-gara ulahnya hari ini ia harus
jatuh ketrotoar mendapatkan lecet di dahinya yang mulus dan tidak dapat menyelesaikan
game yang ia mainkan siang tadi belum lagi Min Ho membatalkan untuk membelinya
game terbaru gara-gara insiden malam ini. Tiba-tiba saja terbesit yeoja yang ia
lihat ditrotoar dan dirumah sakit tadi, Kyuhyun mendudukkan dirinya.
“Siapa perempuan itu ? kenapa ia hanya diam menatapku ?
dan kenapa Leeteuk Hyung, Heechul Hyung, Donghae Hyung, Eunhyuk Hyung, dan Min
Ho tidak dapat melihatnya ? apa jangan-jangan ia …” Kyuhyun segera
menggeleng-gelengkan kepalanya mengusir prasangka buruk yang terbesit
diotaknya.
“Aish .. apa yang aku pikirkan, sudahlah lebih baik aku
tidur” ujar Kyuhyun memejamkan matanya pergi kealam bawah sadarnya.
+++++
“Hyuuuung !!” panggil Min Ho kepada Kyuhyun yang tengah
berjalan di koridar kampus mereka.
“Wae ?” Tanya Kyuhyun malas.
“Ani aku hanya ingin menyampaikan pesan, bahwa Seohyun
mengkhawatirkanmu dan ia meminta maaf karna tidak bisa menjengukmu karna ia
harus berangkat ke London pagi ini” Kyuhyun melirik Min Ho sejenak.
“Apa kau sekarang beralih ke profesi tukang pos ? jika ia
sampaikan pesanku kepada presiden untuk menggratiskan semua game terbaru hanya
untuk Cho Kyuhyun dan kenapa ia tidak pergi ke kutub selatan saja” ujar Kyuhyun
menyindirnya sekaligus mencibir.
“Aish .. kau jahat sekali hyung, lagi pula mana ada
tukang pos setampan aku ? sangat tidak cocok Hyung aku lebih cocok menjadi
model” ujar Min Ho membanggakan diri.
“Model sabun cuci piring” ujar Kyuhyun menjahilinya.
“Ya hyung enak saja. Jadi bagaimana keadaanmu ?”
“Buruk” jawab Kyuhyun singkat dan sembari berlalu.
“Ya !! Hyung chakkaman” Min Ho mensejajarkan langkah
kakinya dengan Kyuhyun.
“Apanya buruk ? apa luka didahimu membentuk orizontal
sehingga kau mengatakannya buruk ?”
Tanya Min Ho balik menjahili.
“Aish .. ijjashigi” ujar Kyuhyun geram hendak memukul Min
Ho dengan makalah yang tengah dibawanya. Namun tiba-tiba Kyuhyun menangkap
sesosok perempuan yang menganggu pikirannya sejak kemarin malam, ia pun berlalu
meninggalkan Min Ho dengan ekspresi yang sangat tidak ingin dilihat.
“Aaa .. ampun Hyung” teriak Min Ho yang menggema
dikoridor kampus mereka.
“Apa yang sedang kau lakukan Min Ho-ya ?” Tanya Eunhyuk yang
berjalan tepat dihadapannya.
“O !! Eunhyuk Hyung mana Kyuhyun Hyung ?” Tanya Min Ho.
Eunhyuk mengendikkan kedua bahunya tanda tak tahu.
“Kau sendirian disini sedari tadi, ada apa denganmu ?
kenapa kau bereteriak ?” Tanya Eunhyuk heran dengan salah satu pengikut Kyuhyun
ini. Min Ho menggelengkan kepalanya lalu segera pergi meninggalkan Eunhyuk
sendiri.
“Aku kekelas Hyung. Annyeong”
“Aish .. kenapa semua orang meninggalkanku ? Donghae-ya
neo eodiga. Ya ! ikan mokpo neo eodi ?” teriak Eunhyuk mencari sahabat karibnya
itu.
+++++
Kyuhyun membuka matanya pelan karna sinar matahari yang
menyinari wajahnya membuatnya silau, namun tiba-tiba saja menjadi teduh Kyuhyun
membuka matanya secara normal betapa terkejutnya ia, saat ia melihat perempuan
yang berada ditrotoar dan dirumah sakit tadi malam tengah menatap wajahnya.
Perempuan itu menampilkan senyum manisnya.
“Annyeong Kyuhyun-ah” sapa perempuan itu yang membuat
kedua bola mata Kyuhyun membulat, Kyuhyun segera mendudukan dirinya.
“Neo … nuguya ?” Tanya Kyuhyun.
“Nan Im Yoona imnida” ujar Yoona sembari menampilkan
sederetan gigi putihnya.
“Im Yoona” gumam Kyuhyun. Yoona menganggukkan kepalanya.
“Kau bernama Kyuhyun kan ? Cho Kyuhyun ?” Tanya Yoona.
“Kau baru saja memanggil namaku saat aku terbangun, itu
berarti kau sudah tahu aku ini Cho Kyuhyun kenapa kau masih bertanya ?” ujar
Kyuhyun sebal.
“Hahahahaha … “ tiba-tiba Yoona tertawa sembari memukul
bahu Kyuhyun, Kyuhyun menatap heran perempuan yang ada dihadapannya ini “Apa ia
pasien Rumah Sakit Jiwa yang berhasil kabur dan pergi menemuiku karna ia
seorang fansku atau terobsesi dengan ku?” ujar Kyuhyun dalam hati. Tawa Yoona
semakin menjadi-jadi, sedangkan Kyuhyun hanya melongo menatapnya.
“Kau lucu Kyuhyun-ah aku menyukaimu” ujar Yoona memegangi
perutnya yang mulai sakit.
“Lucu ? kau menyukaiku ?” Tanya Kyuhyun heran sembari
menarik satu alisnya, apa ia baru saja melakukan hal yang lucu sehingga membuat
gadis yang ada dihadapannya ini tertawa begitu lepas. Dan apa yang barusan ia
katakan ? ia menyukaiku ? Hey nona bahkan kita baru bertemu sekarang dasar
aneh, cibir Kyuhyun dalam hati.
“Aku juga bukan pasien dari Rumah Sakit Jiwa. Ani” ujar
Yoona sembari menyilangkan kedua tangannya tanda tidak. Kyuhyun terkejut
bagaimana bisa Yoona tahu pikirannya apa wanita ini mempunyai kemampuan membaca
pikiran orang ?.
“Dan aku menyukaimu karna kau lucu” jelas Yoona yang
lagi-lagi membuat Kyuhyun terkejut.
“Kau …”
“Ada beberapa alasan mengapa aku bisa membaca pikiranmu”
potong Yoona.
“Mwo ?” Tanya Kyuhyun. Yoona mendudukan dirinya disamping
Kyuhyun.
“Aku sebenarnya diutus oleh seseorang untuk mengikutimu”
ujar Yoona mulai menceritakan.
“Mwo ? diutus ? untuk mengikutiku ? apa kau malaikat maut
?” Tanya Kyuhyun histeris lebih histeris saat ia kalah bermain starcraft.
“Aniyo. Aku bukan malaikat maut” ujar Yoona
mengibas-ngibaskan kedua tangannya didepan dada keudara.
“Ada satu misi yang harus aku lakukan agar aku bisa
bertahan dan orang yang bisa membantuku adalah kau” ujar Yoona.
“Mwo ? naega ?” Tanya Kyuhyun menunjuk dirinya sendiri
dengan jari telunjuknya.
“Bagaimana mungkin ? bahkan kita tidak saling mengenal”
protes Kyuhyun.
“Entahlah tapi kau orang yang ditunjuk yang bisa
membantuku” ujar Yoona mencoba meyakinkan.
“Kau bercanda ? aku bahkan tidak mengenalmu. Nan shireo,
lebih baik kau cari yang lain. Aku harus pergi” ujar Kyuhyun berdiri dan hendak
berlalu.
“Ya !! kau harus membantuku kalau tidak aku akan terus
mengikutimu” ancam Yoona.
“Silakan saja jika kau bisa” tantang Kyuhyun.
“Geurae. Aku akan melakukannya” gumam Yoona setelah
Kyuhyun menghilang dari hadapannya.
-Café-
“Kau ingin pesan apa Kyu ?” Tanya Heechul yang kesekian
kalianya kepada Kyuhyun yang tengah focus kelayar PSPnya.
“Terserah padamu Hyung”
“Baiklah. Kami pesan ini 2 porsi dan jus yang ini 2 juga”
ujar Heechul memesan makanan kepada pelayan.
5 menit kemudian.
“Ini makanannya tuan” ujar pelayan itu ramah.
“Ne”
“Kyu makanlah” perintah Heechul.
“Sebentar Hyung”
“Kyu cepat makanlah” perintah Heechul lagi.
“Hmm ..” Kyuhyun menjawab perintah Heechul dengan gumamannya.
“Bagaimana jadinya jika PSPmu itu aku taruh di tengah
jalan heum ?” Tanya Heechul. Kyuhyun menatap Heechul yang tengah tersenyum evil
kepadanya.
“Ya !! Hyung Jangan lakukan itu” teriak Kyuhyun dipinggir
jalan saat Heechul sudah bersiap-siap ingin melempar pacarnya itu ketengah
jalan.
“Siapa suruh kau tidak mendengarkan ucapanku Cho Kyuhyun
?” Heechul yang sudah bersiap-siap ingin melempar PSP Kyuhyun ketengah jalan.
Dan ….
Braaakk .. PSP itu sudah rata oleh aspal karna
terinjak-injak oleh mobil yang berlalu-lalang.
“ANDWAEEEE” teriak Kyuhyun menatap miris kearah PSPnya
yang sudah rata dengan aspal, sedangkan Heechul menertawai Kyuhyun.
“Ya !! Shireoooo” teriak Kyuhyun setelah membayangkan
kejadian paling tragis dalam hidupnya.
Took ..
“Apa yang kau lakukan ?” Tanya Heechul sembari memukul
kepala Kyuhyun dengan sendok yang tengah ia pegang.
“Apho Hyung” ringis Kyuhyun.
“Siapa suruh kau berteriak di cafĂ©, lihat semua orang
menatap kita. Dasar bodoh” cibir Heechul.
“Palli meogeo” perintah Heechul kembali. Kali ini Kyuhyun
mengangguk menuruti perintah Hyungnya, karna ia tidak ingin adegan tragis yang
baru saja ia bayangkan benar-benar terjadi pada pacarnya (PSP). Kyuhyun sudah
memegang sendok dan memakan makanan yang tersaji dihadapannya selang beberapa
detik …
“Huuuuek !! ige mwoya ?” Tanya Kyuhyun histeris.
Took. Lagi-lagi Heechul memukul kepalanya dengan sendok.
“Ya !! Hyung berhentilah memukul kepalaku, kau mau aku
menjadi bodoh huh” gerutu Kyuhyun.
“Kau memang sudah bodoh sekarang, kau bertanya ini apa ?
tentu saja makanan. Tidak mungkin aku memberimu racun tikus” ujar Heechul, kini
Kyuhyun meminum minuman yang berwarna orange itu.
“Huuuek !! tto ?” ujar Kyuhyun dengan dahi berkerut.
“Ini sebenarnya makanan apa Hyung kenapa rasanya sangat
aneh dilidahku ?”
“Salad dan juice wortel” jawab Heechul enteng sambil
melahab salad yang ada dihadapannya.
“Mwo ? Salad ? juice wortel ?” teriak Kyuhyun histeris
kembali. Lagi-lagi ia mendapatkan pukulan sendok yang ketiga kalinya.
“Jangan berteriak disini bodoh” geram Heechul.
“Kau harus memakan sayuran, lihat wajahmu ini, ini, ini
dan ini penuh dengan jerawat. Menjijikan” cibir Heechul sembari menunjuk-nunjuk
koleksi jerawat Kyuhyun dengan sendok yang tengah ia pegang.
“Kau menyuruhku kesini jauh-jauh dari kampusku ke cafĂ©
ini hanya ingin menyuruhku makan sayuran hyung ? kau sungguh keterlaluan” balas
Kyuhyun.
Took. Sendok keempat kalianya melayang kekepala Kyuhyun.
“Yaa !!” teriak Kyuhyun kesal.
“Berhentilah menonton drama kau terlalu mendramatisir,
kampusmu itu tepat berada di depan cafĂ© ini” geram Heechul.
“Lagi pula kau yang menyuruhku memilih makanannya sendiri
jadi jangan salahkan aku. Arra ?” ujar Heechul sembari menunjuk-nunjuk
sendoknya kewajah Kyuhyun.
“Tapi Hyung …”
“Berhentilah protes Cho Kyuhyun” ujar Heechul.
“Bagaimana aku tidak protes, kau memberiku makanan yang
….” Kyuhyun tidak dapat melanjutkan kalimatnya dan memasang wajah cemberut.
“Sudah buang muka jelekmu itu, sekarang pesanlah yang
baru” ujar Heechul.
“Shireo”
“Sudah cepat pesanlah apapun yang kau mau”
“Jinjja ? kalau begitu apa boleh aku memesan game terbaru
?” Tanya Kyuhyun dengan mata berbinar.
“Neo .. jugeoshipheo ?” Tanya Heechul dengan tampang
datarnya. Kyuhyun segera menggeleng-gelengkan kepalanya dan memanggil pelayan.
“Silakan tuan” Kyuhyun mengambil buku yang berada di
tangan pelayan itu.
“Neo ..” Kyuhyun terkejut setelah melihat pelayan itu
adalah Yoona. Yoona hanya menampilkan senyum manisnya.
“Kau mengenalnya Kyu ?”Tanya Heechul, Kyuhyun segera
menggeleng-gelengkan kepalanya lalu berlalu pergi.
“Aku tiba-tiba ada urusan Hyung aku pergi”
“Ada apa dengan anak itu ?” Tanya Heechul heran setelah
ia melihat kesamping dimana Yoona berdiri. Heechul terkejut karna tidak mendapatkan
Yoona di tempatnya.
“Kemana pelayan itu ? bahkan aku belum melihat wajahnya”
gumam Heechul.
+++++
“Aigoo kenapa gadis itu bisa berada di cafĂ© itu ? apa ia
benar-benar akan mengikutiku ? atau ia memang bekerja disana ? aish ..
eottokhae ?” gerutu Kyuhyun.
“Kyuhyun-ah” ujar Yoona yang sudah berada di hadapannya
yang sontak membuat Kyuhyun terjatuh karna terkejut.
“O !! mianhae aku membuatmu terkejut” ujar Yoona mencoba
membantu Kyuhyun berdiri.
“Jangan sentuh aku” perintah Kyuhyun.
“Geundae, neo gwaenchana ?” Tanya Yoona mencoba mendekati
Kyuhyun lagi.
“Kubilang jangan dekat-dekat denganku” Yoona menghentikan
langkah kakinya. Hening !! tidak ada yang memulai percakapan kembali hanya
untuk beberapa menit.
“Kau .. sebenarnya siapa kau ?” Tanya Kyuhyun.
“Sudah kubilang aku Im Yoona” jawab Yoona polos. Kyuhyun
menggelengkan kepalanya tanda bukan itu jawaban yang ingin ia dengar.
“Kenapa kau mengikutiku ?” kyuhyun mengganti
pertanyaannya.
“Pertama karna kau orang yang bisa membantuku dan yang
kedua aku ingin mengembalikan ini” Yoona menyodorkan benda elektronik dengan
tombol disisi kiri dan kanan. Kyuhyun segera sadar bahwa ia meninggalkan PSPnya
di café tadi.
“Kembalikan pacarku” ujar Kyuhyun.
“Pacar ?” Tanya Yoona bingung.
“Eum .. maksudku PSPku” ujar Kyuhyun membenarkan
kalimatnya yang tampak tidak normal.
“Aish cepat kembalikan” ujar Kyuhyun geram. Yoona
melangkah mendekat kearah Kyuhyun.
“Eh .. GEUMANHAE !!” teriak Kyuhyun.
“Wae ?”
“Sudah kubilang jangan mendekatiku”
“Tapi kau menyuruhku mengembalikannya padamu apa aku
harus melempar benda butut ini padamu” bela Yoona.
“Jangan hina PSPku” geram Kyuhyun, Yoona hanya memutar
kedua bola matanya.
“Lalu bagaimana caranya aku mengembalikannya padamu ?”
kini Yoona yang mulai geram dengan tingkah Kyuhyun.
“Kau letakkan di bawah saja, eh ani nanti lecet. Eum
eotteokhae ?” Yoona melongo saat Kyuhyun melontar kalimat itu.
“Kyuhyun-ah” panggil seseorang yang ternyata duo EunHae.
Setelah melihat kedua Hyungnya itu Kyuhyun seperti mendapat pencerahan.
“Hyung ayo kemari” teriak Kyuhyun.
“Wae ?” Tanya Eunhyuk.
“Bisa bantu aku ?”
“Mwo ?”
“Tolong ambilkan PSPku dengan yeoja itu”
“Yeoja ? eodi ?” Tanya Eunhyuk antusias.
“Yeo… eh kemana dia ?” Tanya Kyuhyun mencari sosok Yoona.
“Eodi Kyu ?” Tanya Donghae.
“Tadi dia disina Hyung, kemana ia pergi hyung?” gerutu
Kyuhyun.
“Mana kami tahu kyu ? kami baru saja disini beberapa
detik yang lalu” ujar Donghae.
“Aish .. ia membawa pacarku Hyung”
“Kyu, apa tidak sebaiknya kau kerumah sakit ?” Tanya
Eunhyuk.
“Untuk apa ?”
“Semenjak insiden trotoar itu kau selalu saja berkata
tentang yeoja, pada akhirnya yeoja itu tidak ada” jelas Eunhyuk.
“Jadi maksud Hyung aku gila ?” Tanya Kyuhyun sewot.
“Aku tidak mengatakannya kau yang mengatakannya sendiri,
bahwa kau gila bukan ?”
“Aish .. sudahlah aku ingin pulang”
“Hey kau tidak ingin berkumpul malam ini ?” Tanya
Donghae.
“Aniyo. Aku malas” jawab Kyuhyun.
+++++
“Aggrrhh .. yeoja itu membawa PSP ku” gerutu Kyuhyun
setelah membanting tasnya kesegala arah. Dan segera merebahkan tubuhnya
kekasurnya yang empuk.
“Aku kesepian tanpa PSPku” gumamnya lalu menutup wajahnya
dengan bantal.
“Kyuhyun-ah” terdengar suara seorang yeoja disampingnya,
Kyuhyun segera menyingkirkan bantal yang ada diwajahnya dan menatap kesamping.
“Aigoo” lagi-lagi Kyuhyun terjatuh, dari tempat tidurnya
setelah mendapatkan Yoona disampingnya.
“Neo .!!. bagaimana kau bisa disini ?” Tanya Kyuhyun. Yoona
mengerucutkan bibirnya.
“Wae ? apa kau tidak suka ?” tanyanya polos.
“TENTU SAJA” teriak Kyuhyun histeris.
“Kyuhyun-ah gwaenchana ?” Tanya Sora kakak perempuan
Kyuhyun dari depan pintu kamarnya.
“Gwaenchana noona” ujar Kyuhyun.
“Kau yakin ?”
“Ne noona”
“Baiklah berhentilah berteriak kau membuatku pusing”
gerutu Sora.
“Kau .. bagaimana bisa kau disini ? apa kau memanjat
balkon kamarku ?” Kyuhyun segera menuju balkon kamarnya untuk melihat dengan
apa Yoona naik ke atas kamarnya.
“Eobseo” gumam Kyuhyun.
“Aku suka dikamarmu, kamarmu sangat nyaman seperti berada
dikamarku” ujar Yoona sembari berbaring dikasur empuk milik Kyuhyun.
“Kau .. jangan berbaring disitu”
“Boleh aku tinggal disini ?” Tanya Yoona tiba-tiba yang
membuat Kyuhyun hampir jantungan mendengarnya, bagaimana tidak seorang anak
gadis orang yang entah dimana orang tuanya tiba-tiba ingin tinggal dan berada
dikamarnya.
“MWOOO ? NEO MICHEOSSEO ? ANI ANI ANI ANI. ANDWAE !!”
ujar Kyuhyun histeris sembari membuat tanda silang dari tangannya dan menggeleng-gelengkan
kepalanya.
“Kyu apa ada masalah didalam ?” kini ibunya yang
berteriak dari depan pintu kamarnya.
“Gwaenchana eomma” jawab Kyuhyun sembari melirik Yoona.
“Baiklah, aku anggap kau mengizinkan” ujar Yoona
tersenyum. Kyuhyun hanya melongo dengan tingkah gadis yang ada dihadapannya
ini.
Sudah
hampir 13 hari Yoona berada didekat Kyuhyun, kemana Kyuhyun pergi ia akan
mengikutinya. Kyuhyun bahkan sudah terbiasa dengan keberadaan Yoona
disampingnya. Walaupun kyuhyun masih belum mengerti mengapa setiap Kyuhyun
bertemu orang lain seperti Min Ho atau Leeteuk Hyung atau siapapun itu Yoona
akan menghilang dari sisinya dan akan kembali setelah mereka pergi.
“Kyuhyun-ah” panggil Yoona disela aktivitasnya memakan
ice cream.
“Hm …” kyuhyun hanya membalas dengan gumaman.
“Boleh aku bertanya ?” Tanya Yoona lagi.
“Aku bilang tidak boleh pun kau akan tetap bertanya bukan
? cepat apa yang ingin kau tanyakan ?” Tanya Kyuhyun dan Untuk pertama kalinya
Kyuhyun mengalihkan pandangannya dari layar datar dihadapannya hanya untuk
menatap Yoona yang ingin mengajukan pertanyaan, benar-benar sebuah keajaiban.
“Kau .. menginginkan aku hidup atau mati ?” Kyuhyun
tersentak mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Yoona.
“Pertanyaan macam itu ? Kau membuang waktu bermainku,
hanya ingin mendengar pertanyaan bodohmu itu” ujar Kyuhyun kesal.
“Akukan hanya bertanya” ujar Yoona membela.
“Jadi kau menginginkan yang mana ?” Tanya Yoona lagi.
“Tidak ada alasannya jika aku menginginkanmu mati” ujar
Kyuhyun kembali menatap layar datar di hadapannya.
“Jadi kau ingin aku hidup bukan ?” Tanya Yoona
berbinar-binar.
“Apa kurang jelas jawabanku tadi nona Im ?” Tanya Kyuhyun
dengan penekanan disetiap kalimatnya.
“Taida” ujar Yoona sembari memakan ice creamnya kembali.
Namun tiba-tiba Kyuhyun menarik dagu Yoona menjadi menghadapnya, Yoona
melototkan matanya. Secara reflex ia memejamkan matanya. Wajah mereka sudah
sangat dekat bahkan masing-masing dari mereka bisa merasakan nafas mereka
masing-masing.
“Kyuhyun-ah” panggil Eunhyuk dengan ke empat orang temannya
yang lain, Kyuhyun segera menjauh dari Yoona dan melambaikan tangan pada
teman-temannya untuk menyembunyikan kegugupannya didepan Yoona “Bodoh ! apa
yang ingin kau lakukan padanya Cho Kyuhyun ?” gerutu Kyuhyun dalam Hati.
“Kau .. apa yang sedang kau lakukan disini ?” Tanya
Leeteuk.
“Aku ? tentu saja bermain PSP”
“Bersama siapa ?” Tanya Donghae.
“Bersama Yoona”
“Yoona ?” ujar ke lima temannya itu bersamaan.
“Yoona ? nugu hyung ? yeoja chingumu ?” Tanya Min Ho
penasaran.
“Ani” ujar Kyuhyun cepat sembari mengibas-ngibaskan kedua
tangannya di depan dadanya keudara.
“Lalu ?” Kini Heechul yang bertanya.
“Ia hanya seorang teman”
“Diman ia ?”
“Di .. loh ? kemana ia pergi?” Tanya Kyuhyu bingung.
“Apanya yang kemana ia pergi ?” Tanya Eunhyuk ikut
bingung.
“Ia tadi baru saja berada disini hyung bahkan aku hampir
saja men …” sadar akan kalimat yang ingin ia keluarkan Kyuhyun segera
menghentikannya.
“Men ..? men apa hyung ?” Tanya Min Ho penasaran.
“Aish .. sudahlah kalian semua mengangguku” ujar Kyuhyun
kembali duduk dan bermain kembali dengan PSPnya, sekarang ia tidak focus dengan
permainannya. Ia masih memikirkan kemana Yoona pergi “Aish .. sebenarnya kemana
ia pergi ?” gerutu Kyuhyun yang hampir menghempaskan PSPnya ketanah. Kelima
temannya menatap Kyuhyun bingung, tiba-tiba saja kelima temannya itu duduk
disisi kiri dan kanan Kyuhyun.
“Aish .. apa yang kalian lakukan ?”
“Kyuhyun-ah. Apa tidak sebaiknya kau diperiksa” ujar
Leeteuk.
“Untuk apa ? aku tidak gila hyung. Aku masih waras dan
sehat jika aku gila aku pasti akan berteriak tidak jelas dan pasti akan
membanting PSPku ini dan juga aku pasti akan berbicara sendiri”
“Kalau begitu sekarang kau resmi gila hyung” ujar Min Ho
yang langsung mendapat tatapan tajam dari Kyuhyun.
“Museun soriya ?” Tanya Kyuhyun dengan nada setengah
membentak.
“Kau bilang jika kau gila kau akan berteriak-teriak tidak
jelas kau akan pasti akan membanting PSPmu dan juga akan berbicara sendiri. Dan
itu semua baru saja kau lakukan” ujar Donghae bermaksud membela Min Ho.
“Eonje ?” Kyuhyun membela diri.
“Sudah Donghae katakan baru saja mengapa kau bertanya
lagi ?” gerutu Eunhyuk.
“Kudengar dari eomma dan noonamu, kau sering
berteriak-teriak sendiri dikamarmu Kyu, baru saja kami melihatmu berbicara
sendiri dan kau juga seperti ingin mencium udara maka dari itu kami
menghampirimu” ujar Leeteuk. Kyuhyun tercekat saat kalimat terakhir yang
diucapkan Leeteuk. Mencium udara ? bukankah aku tadi hampir mencium Yoona ?
ujar Kyuhyun dalam hati.
“Dan juga kau tadi hampir ingin membanting pacarmu itu.
Bukankah itu ciri-ciri dari yang kau sebutkan tadi ?” sindir Heechul.
“Kalianlah yang membuatku gila, sudah aku ingin pulang”
ujar Kyuhyun sembari berlalu.
“Ya !! Kyuhyun-ah kami belum selesai berbicara” teriak
Leeteuk.
+++++
“Aaggrrhh .. menyebalkan” gerutu Kyuhyun. Ia merebahkan
tubuhnya kekasur empuknya itu sambil memejamkan matanya mencoba melepas rasa
lelahnya.
“Kyuhyun-ah” panggil Yoona yang sudah berada
disampingnya. Kyuhyun hanya diam tidak menjawab panggilan Yoona ia merasa kesal
dengan gadis itu, mengapa ia selalu membuat Kyuhyun seperti orang gila baik
didepan teman-temannya, orang tuanya juga noonanya.
“Kyuhyun-ah, Cho kyuhyun” panggil Yoona lagi sembari
menyentuh pipi Kyuhyun dengan jari telunjuknya berkali-kali.
“WAAEEEE ?” ujar Kyuhyun akhirnya.
“Kau marah ?” Tanya Yoona.
“Menurutmu ?” Kyuhyun balik bertanya dan mendudukan
dirinya.
“Mianhae” ujar Yoona merasa bersalah.
“Sudahlah aku tidak ingin berbicara padamu” Kyuhyun
bangkit dari duduknya hendak meninggalkan Yoona, namun tiba-tiba saja Yoona
memeluk Kyuhyun dari belakang. Kyuhyun tersentak dengan perlakuan Yoona.
“Ya !! apa yang kau lakukan ?” Tanya Kyuhyun setengah membentak
tetapi ia tidak mencoba untuk melepaskan pelukan Yoona dari tubuhnya.
“Ku mohon maafkan aku, aku bersalah maafkan aku” ujar
Yoona yang sudah menangis dipunggung Kyuhyun. Kyuhyun segera berbalik menghadap
Yoona, ia segera mengusap air mata yeoja yang ada dihadapannya itu.
“Uljima” ujar Kyuhyun dengan nada suara yang sangat
lembut. Namun Yoona masih menangis. Kyuhyun akhirnya memeluk Yoona mencoba
untuk menenangkan Yoona.
“Aku juga marah padamu kau tahu” ujar Yoona disela
pelukannya dan isak tangisnya.
“Wae ?” Tanya Kyuhyun yang masih memeluk Yoona.
“Kau .. berciuman dengan gadis yang bernama Seohyun itu,
keterlaluan” ujar Yoona, Kyuhyun terkejut ia tidak tahu bahwa Yoona melihat ia
berciuman dengan Seohyun sewaktu ia dalam perjalanan pulang tadi.
-Flashback On-
Kyuhyun tengah berjalan sembari menendang
kerikirl-kerikil yang tak bersalah itu.
“Mereka benar-benar. Aku ini masih waras mengapa mereka
selalu berkata bahwa aku ini gila” gerutu Kyuhyun dan menendang kerikil-kerikil
itu tanpa ampun. Salah satu kerikil itu mengenai seseorang.
“Aww !!”
“O !! mianhae aku tidak sengaja” ujar Kyuhyun menghampiri
wanita yang terkena krikil tak bersalah itu.
“Gwaencha .. kyuhyun oppa” ujar wanita itu yang tak lain
adalah seohyun.
“Seohyun” gumam Kyuhyun dengan ekspresi terkejutnya.
“Oppa .. bogoshippo” ujar Seohyun langsung mencium
Kyuhyun.
“Ya !! apa yang kau lakukan ?” Tanya Kyuhyun setelah
melepaskan ciuman Seohyun.
“Neo micheosseo ?” ujar Kyuhyun mendorong tubuh Seohyun
dan berlalu pergi.
“Oppa chakkaman, oppa .. oppaaa ..” teriakan Seohyun
tidak sedikitpun diubris oleh Kyuhyun.
-Flashback Off-
“Kau melihatnya ?” Tanya Kyuhyun kepada Yoona. Yoona
mengangguk, Kyuhyun melepaskan pelukannya dan menatap Yoona.
“Kau cemburu aku mencium wanita lain ?” Tanya Kyuhyun,
Yoona hanya diam dengan sedikit isak tangisnya. Kyuhyun tersenyum, sedetik
kemudian ia sudah meraih tengkuk Yoona dan mencium bibir Yoona. Ada sensasi
tersendiri saat kedua material lembut itu bersatu seperti ada ribuan kupu-kupu
yang menggelitik di perut mereka. Kyuhyun menekan tengkuk Yoona untuk
memperdalam ciuman mereka.
“Saranghae” satu kata itu berhasil meluncur mulus dari
bibir seorang Cho Kyuhyun.
“Aku ingin kau hidup disampingku, disisiku untuk waktu
yang sangat-sangat lama karna aku sangat sangat sangat mencintaimu. Saranghae
Yoona-ya” ujar Kyuhyun sembari mengecup singkat bibir Yoona. Yoona tersenyum
senang.
“Taida, nado saranghae Kyuhyun-ah” ujar Yoona memeluk
Kyuhyun dengan sangat erat.
+++++
“Aigo !! yeobbo lihat” ujar wanita paruh baya itu kepada
suaminya.
“Aku akan memanggilkan dokter”.
“Sungguh sebuah keajaiban anak anda dapat sadar kembali,
padahal secara medis saraf otak anak anda tidak berfungsi akibat kecelakaan
itu. Tapi ini sungguh menakjubkan, keadaannya pun sudah membaik.” Ujar Dokter
itu menjelaskan.
“Ghamsahamnida euisa”ujar laki-laki paruh baya itu.
“Eomma, appa” lirih Yoona yang sudah sadar semenjak
kecelakaannya 15 hari yang lalu.
“Kau sudah sadar chagi, syukurlah eomma dan appa selalu
mendoakanmu” ujar wanita paruh baya itu dengan penuh haru.
“Bogoshippo” ujar Yoona memeluk ibunya itu.
“Kau tidak merindukan appa eum ?” Tanya tuan Im.
“Tentu saja aku merindukan appa” ujar Yoona memeluk
ayahnya.
“Badanku sangat pegal eomma boleh aku berjalan-jalan
disekitar taman rumah sakit ?” Tanya Yoona dan disetujui oleh ibunya.
-Hospital
Garden-
“Yoona-ya” panggil seseorang yang ternyata adalah Kyuhyun.
“Kyuhyun-ah. Aku telah menunggumu” ujar Yoona masih
dengan nada suara yang begitu lemas.
“Neo gwaenchana ? apa yang terjadi mengapa kau seperti
ini ?” Tanya Kyuhyun cemas.
“Eum .. Nan gwaenchana” jawab Yoona sembari menampilkan
senyumannya.
“Tapi apa yang terjadi padamu ? bukankah terakhir kita
bertemu kau baik-baik saja?” Tanya Kyuhyun yang masih tidak mengerti. Yoona
tersenyum dan pada akhirnya menceritakan secara mendetail bahwa ia mengalami
kecelakan mobil 15 hari yang lalu, saat keadaannya kritis seseorang
mendatanginya dan menyuruhnya untuk bertemu Kyuhyun. Orang yang tak dikenal itu
menyuruh Yoona untuk membuat Kyuhyun mencintai Yoona dengan tulus dan
mengharapkan Yoona untuk tetap hidup. Dan itu berhasil Kyuhyun telah mencintai
Yoona dengan tulus dan mengharapkan Yoona untuk tetap ada disisinya.
“Jadi selama 14 hari aku bertemu denganmu dan bersama denganmu,
kau hanya jiwa ?” Tanya Kyuhyun tak percaya karna masih ada hal yang semacam
itu didunia yang sudah modern seperti ini. Yoona mengangguk.
“Apa ini seperti pengelana 49 hari ?” Tanya Kyuhyun lagi.
“Bodoh !! pengelana 49 hari harus hidup ditubuh seseorang
dan mencari 3 tetes air mata dan ia juga tidak boleh memberitahukan identitas
aslinya. Sedangkan aku berbeda aku tidak memiliki batas waktu yang ditentukan
aku hanya harus membuatmu mencintaiku dengan tulus dan membuatmu selalu ingin
disisiku juga aku bisa menjadi diriku sendiri, juga bisa menyentuhmu.” jelas
Yoona.
“Bagaimana jika aku tidak menyukaimu sekarang, bagaimana
jika aku baru menyukaimu 10 tahun yang akan dating ?” Tanya Kyuhyun lagi.
“Maka aku akan sadar dari komaku 10 tahun yang akan datang
pula”
“Untunglah kau berhasil membuatku mencintaimu, aku sangat
bersyukur” ujar Kyuhyun memeluk Yoona.
“Tapi mengapa setiap ada teman-temanku mereka tidak bisa
melihatmu ?” Tanya Kyuhyun yang sangat penasaran dengan hal yang satu ini.
“Karna aku hanya bisa dilihat olehmu, sampai kapanpun”
ujar Yoona lagi. Kyuhyun tersenyum. Tiba-tiba saja Kyuhyun mendekatkan dirinya
kepada Yoona, ia hendak mencium Yoona tetapi langsung dicegah oleh Yoona.
“Ini dirumah sakit Kyu” ujar Yoona lembut, Kyuhyun
menggaruk tengkuknya yang tak gatal karena merasa malu atas apa yang ingin ia
perbuat ditempat umum seperti ini.
“Baiklah kalau begitu aku akan mencium ini” Kyuhyun
mencium puncak kepala Yoona lama.
“Ini” Kini Kyuhyun mencium pipi kiri dan kanan Yoona.
“Daaaaaaaan ini” terakhir Kyuhyun mencium singkat bibir
Yoona. Yoona hanya tersenyum malu, pipinya mulai memanas ia yakin pipinya pasti
sudah seperti kepiting rebus buatan ibunya. Sadar atas perubahan raut wajah
Yoona, Kyuhyun segera memeluk Yoona.
“Mulai sekarang kau adalah yeoja chinguku, tunanganku,
istriku, dan ibu dari anak-anakku kelak. Saranghae, neomu saranghae Yoona-ah”
ujar Kyuhyun tepat ditelinga kanan Yoona.
“Nado Saranghae Kyuhyun-ah”
“Oppa” koreksi Kyuhyun, Yoona terkekeh geli.
“Nado saranghae Oppa” ujar Yoona kembali. Kyuhyun makin
mempererat pelukannya.
-7
Days Later-
“Jadi ini yang nama Yoona ?” tanya Leeteuk kepada Yoona,
Yoona hanya menganggukkan kepalanya sembari tersenyum.
“Lihat senyumannya sangat manis, kau terlalu cantik untuk
seorang Cho Kyuhyun yang maniak game itu Yoona-ah” ujar Eunhyuk, Kyuhyun
membulatkan kedua matanya.
“Mworago ?” Tanya Kyuhyun.
“Lihat Yoona-ah bahkan ia tidak ada sopan-sopannya
kepadaku yang lebih tua” adu Eunhyuk.
“Arraseo. Mianhae harabeoji” ujar Kyuhyun akhirnya kini
Eunhyuk yang membulatkan kedua bola matanya.
“Ya !! aku ini masih muda. Nikah saja belum, pacar belum
punya, bagaimana bisa aku menjadi harabeoji ?” gerutu Eunhyuk.
“Karna itulah tidak ada wanita yang menyukaimu Hyung”
goda Kyuhyun.
“Mwo ? Ya !! Cho Kyuhyun apa kau tidak tahu bahwa banyak
sekali wanita yang memujaku, lihat saja akun social mediaku seperti twitter
banyak bukan yang mengfollowku” ujar Eunhyuk bangga.
“Jangan terlalu membanggakan Hyung, mereka hanya kasihan
padamu” ujar Kyuhyun lagi yang sudah memancing emosi Eunhyuk.
“Ya !! kau mau mati huh ?”
“Geumanhae, kenapa kalian selalu bertengkar ?” gerutu
Heechul yang sedari tadi menjadi penonton pertengkaran antara Kyuhyun dan
Eunhyuk.
“Diamlah sedikit. Kau Kyu bisakah kau tidak terus
mengganggu Monyet satu itu ? kau mau ku beri makan sayur lagi ?” Tanya Heechul
yang langsung mendapat gelengan dari Kyuhyun.
“Dan kau Eunhyuk kau sudah dewasa jangan terlalu ditanggapi
setan kecil ini, kau mau pisang-pisang diapartementmu ku ambil huh ?” Tanya
Heechul lagi yang langsung mendapat gelengan dari Eunhyuk.
“Jika tidak mau maka diamlah” ujar Heechul lagi yang
langsung di iyakan oleh kedua dongsaengnya. Sedangkan Yoona, Leeteuk, Donghae,
dan Min Ho hanya terkekeh melihat setan dan monyet itu tengah diomeli oleh ibu
tiri Cinderella.
“Yoona-ah. Boleh aku bertanya ?” Tanya Leeteuk.
“Mwoya oppa ?” Tanya Yoona.
“Beberapa hari yang lalu kami menemui Kyuhyun ditaman
belakang kampus, dan ia bilang sedang bersamamu tapi saat itu kau tak ada. Kau
kemana ?” Tanya Leeteuk. Yoona bingung ingin menjawab apa ia tidak mungkin
memberitahu hal yang sebenarnya, jika ia memberitahu yang sebenarnya mereka
tidak akan percaya sama seperti Kyuhyun saat dirumah sakit ia terus bertanya
seperti anak kecil yang berumur 5 tahun yang didongengkan oleh ibunya.
“Eum .. itu …”
“Ia ketoilet hyung” potong Kyuhyun.
“Toilet ? jinjja? Tapi kenapa kau tampak kebingungan saat
itu hyung ?” Tanya Min Ho, kini Kyuhyun yang kebingungan menjawab.
“Eum .. karna saat itu ia tidak memberitahuku jika ia
ketoilet jadi aku kebingungan kemana ia pergi tapi akhirnya kami bertemu
kembali saat perjalanan pulang” ujar Kyuhyun.
“Jinjja noona ?” Tanya Min Ho memastikan.
“Ya !! kenapa kau menanyakannya lagi, apa yang kukatan itu
benar” ujar Kyuhyun.
“Aku hanya memastikan saja hyung, karna tampangmu itu
sangat meragukan” ujar Min Ho yang langsung dihadiahi jitakan dari Kyuhyun.
“Apho hyung” ringis Min Ho.
“Jadi Yoona-ah apa yang membuatmu menyukai setan kecil
kami ini ?” Tanya Donghae yang angkat bicara.
“Ya !! aku bukan setan kecil” gerutu Kyuhyun.
“Entahlah” jawab Yoona singkat Kyuhyun cemberut mendengar
jawaban Yoona.
“Hahaha .. lihat hyung, bahkan Yoona noona tidak tahu apa
yang ia sukai darimu. Kau itu meragukan hyung, bahkan soal cinta” goda Min Ho.
“Diam kau anak kecil” gerutu Kyuhyun.
“Noona bagaimana kalau kau bersamaku saja ?” tawar Min
Ho.
“Mwo ?” ujar Kyuhyun Histeris.
“Aku sangat berbeda dengan setan itu. Aku tampan wajahku
mulus tak berjerawat, aku memiliki tubuh yang atletis, aku juga bukan maniak
game. Kata eommaku aku memiliki wajah yang sangat disukai para wanita” ujar Min
Ho menyindir Kyuhyun sembari membanggakan dirinya.
“Huuh !! sombong sekali kau” ujar Kyuhyun yang mulai
geram. Yoona hanya tersenyum.
“Mungkin kau benar” ujar Yoona semua menatap Yoona dengan
tatapan yang mengatakan ‘Akhirnya kau sadar’.
“Yoona-ah …” Kyuhyun ingin angkat bicara tetapi dipotong
lebih dulu oleh Yoona.
“Tetapi wajahnya yang seperti ini, tubuhnya yang seperti,
dan kebiasaannya itulah yang membuatku sangat menyukainya” ujar Yoona yang
langsung mendapat sorakan dari Leeteuk, Eunhyuk dan Donghae. Kyuhyun tersenyum
simpul mendengar jawaban Yoona.
“Itu baru gadisku” ujarnya sembari merangkul Yoona.
-THE END-
